Suasana di Pantai Nelayan yang mengalami kerusakan akibat diterjang puting beliung, Minggu (17/1). (BP/par)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sejumlah bangunan di sepanjang Pantai Nelayan, Desa Canggu, Kuta Utara di terjang angin puting beliung. Peristiwa yang merusak sejumlah atap bangunan tersebut terjadi pada Minggu (17/1) sore.

Kejadian tersebut juga sempat viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat angin puting beliung datang dari arah pantai menuju daratan hingga menerbangkan atap yang terbuat dari asbes.

Menurut penuturan salah seorang pedagang, Ni Ketut Warni di kawasan tersebut, datang dari arah barat menuju timur. Bangunan yang rusak merupakan bangunan yang dimanfaatkan nelayan untuk menyimpan perlengkapan melaut. “Iya itu (bangunan yang rusak, red) bangsal, saya sudah takut duluan melihat orang berlari-lari,” ujarnya seraya menunjukkan bangunan yang rusak.

Baca juga:  Gerebek Hotel di Kuta, Ratusan Gram SS dan Ineks Disita

Dia mengakui, hujan lebat turun setelah puting beliung menerjang. “Saya sudah panik malah minta suami lari karena suara angin berwarna hitam keras sekali,” tuturnya.

Sementara berdasarkan pengamatan di lapangan, terdapat sepuluh bangunan semi permanen yang rusak. Secara fisik bangunan yang berdekatan dengan Pura Segara ini kurang terawat. Banyak coretan cat pada dinding bangunan tersebut. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.