Seorang warga menggunakan masker sedang melihat mural terkait ajakan memakai masker untuk memutus penyebaran COVID-19. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus COVID-19 yang dilaporkan Bali pada Minggu (3/1), menurun dibandingkan sehari sebelumnya. Namun, jumlahnya masih di atas 110 orang.

Korban jiwa juga masih dilaporkan. Jumlahnya lebih rendah dari sehari sebelumnya. Yakni bertambah 2 orang.

Data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, terdapat 119 orang terkonfirmasi COVID-19 pada hari ini. Kumulatif kasus menjadi 18.130 orang.

Sementara itu, untuk korban jiwa dilaporkan bertambah 2 orang. Kumulatif kasus kematian di Bali akibat COVID-19 mencapai 531 orang (2,93 persen). Rinciannya 528 WNI dan 3 WNA.

Baca juga:  Jatiluwih Longsor, Sanggah Nyaris Tertimbun Tanah

Kabar baiknya masih terdapat tambahan pasien sembuh sebanyak 78 orang. Kumulatif pasien sembuh menjadi 16.439 orang (90,67 persen).

Sedangkan kasus aktif, jumlahnya kembali ada di atas 1.150 orang, tepatnya 1.160 orang (6,4 persen). Mereka dirawat dan dikarantina di 17 RS dan dikarantina di Bapelkesmas, Wisma Bima, UPT Nyitdah, dan BPK Pering.

Masih tingginya angka kasus baru ini, membuat Satgas Penanganan COVID-19 Bali mengingatkan lagi soal pentingnya penerapan protokol kesehatan. Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Bali, Dewa Made Indra mengutarakan agar masyarakat mengingat jargon “pesan ibu.”

Baca juga:  Di Karangasem, 24 Koperasi Dibubarkan

Yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada di tengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Ia juga meminta agar masyarakat tetap waspada dan patuh jalankan protokol kesehatan dimanapun berada. “COVID-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita. Terus patuhi 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun) dan dukung upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment) dari pemerintah,” ujarnya. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.