Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem saat mamangkas pohon perindang. (BP/Nan)

AMLAPURA. BALIPOST.com – Memasuki musim penghujan disertai dengan angin kencang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem melakukan pemangkasan pohon perindang yang dinilai membahanyakan keselamatan masyarakat. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut, DLH keterbatasan mobil pemotong pohon. Hal itu diakui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem, I Gede Ngurah Yudiantara, Rabu (30/12).

Yudiantara mengungkapkan, memasuki musim penghujan ini, pihaknya telah inten melakukan pemangkasan pohon perindang yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat. Pasalnya, belakangan ini sering turun hujan disertai dengan angin kencang yang mengakibatkan sejumlah kerusakan di sejumlah titik. “Kita sudah lakukan pemangkasan pohon hampir di semua kecamatan yang ada di Karangasem,” ucapnya.

Baca juga:  Kasasi "IDI Kacung WHO" Ditolak MA, Jaksa akan Lakukan Ini

Hanya saja, dalam melaksanakan pemangkasan pohon ini pihaknya mengalami kendala prasarana mobil pemangkas pohon. Pasalnya, saat ini DLH hanya memiliki satu unit mobil pemangkas pohon. “Kita miliki satu mobil pemangkas pohon. Dengan, luas wilayah ini jelas kita tidak bisa bekerja secara maksimal. Terlebih umur mobil sudah tergolong tua, sering mengalami kerusakan kalau akibat terlalu sering dipakai,” jelasnya.

Yudiantara menjelaskan, dengan kondisi ini, sebelumnya pihaknya telah mengajukan anggran untuk pengadaan mobil pemangkas pohon itu. Bahkan sudah disetujui di tahun anggaran 2021 oleh DPRD. Termasuk, pengadaaan mesin pemotong kayu chain saw juga telah diajukan.

Baca juga:  Lima Pemuda Berkomplot Gelapkan Tabung Gas

“Kami sangat berharap tahun depan bisa ada tambahan mobil pemangkas pohon itu untuk memaksimalkan kerja kita dilapangan. Mudah-mudahan tidak ada perubahan anggaran untuk Covid-19. Karena bila ada perubahan anggaran nantinya dari pusat, maka kemungkinan akan dialihkan kesana. Itu yang kami khawatirkan,” jelas Yudiantara. (Eka Prananda/Balipost).

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *