Ilustrasi. (BP/Suarsana)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus COVID-19 Bali kembali ke tiga digit pada Minggu (28/11). Dilaporkan sebanyak 109 kasus baru. Jumlah ini lebih banyak dari sehari sebelumnya.

Data Satgas COVID-19 Bali melaporkan kumulatif kasus sebanyak 13.938 orang. Jika dilihat dari penularannya, sebanyak 13.537 orang merupakan transmisi lokal, PPDN sebanyak 96 orang, dan PPLN sebanyak 305 orang.

Dua kabupaten melaporkan nihil kasus baru, yakni Klungkung dan Karangasem. Ini merupakan hari ketiga berturut-turut, keduanya nihil kasus.

Kasus terbanyak dilaporkan Tabanan. Kabupaten ini kembali mengalami lonjakan kasus dengan jumlah 34 orang. Posisi kedua adalah Buleleng dengan 22 kasus.

Denpasar ada di posisi ketiga dengan 19 kasus. Gianyar di posisi keempat dengan tambahan 15 kasus. Badung ada di posisi kelima dengan 9 kasus.

Baca juga:  Respons Paket Stimulus AS, Indonesia Diharapkan Perkuat Ekspor

Untuk 2 kabupaten lainnya, mencatatkan tambahan di bawah 10 kasus. Yakni Jembrana 7 kasus dan Bangli 3 orang.

Untuk tambahan pasien sembuh, hari ini tambahannya lebih sedikit dari kasus baru. Yakni sebanyak 56 pasien dilaporkan sembuh.

Kumulatif kasusnya menjadi 12.588 orang. Terdapat 1 kabupaten yang nihil tambahan pasien sembuh, yaitu Bangli.

Sedangkan 8 kabupaten lainnya melaporkan tambahan pasien sembuh dengan dominasi ada di 2 kabupaten. Kasus sembuh terbanyak disumbangkan Gianyar sebanyak 18 orang. Selanjutnya, kabupaten Badung melaporkan 12 pasien sembuh.

6 kabupaten/kota lainnya mencatatkan pasien sembuh di bawah 10 orang. Rinciannya Tabanan 9 orang, Denpasar 7 orang, Klungkung dan Jembrana sama-sama 4 orang, serta Buleleng dan Karangasem masing-masing 1 orang.

Kasus Meninggal

Tambahan pasien Covid-19 meninggal dunia di Bali pada hari ini sebanyak 1 orang. Asalnya dari Bangli.

Baca juga:  Karyawan Bengkel Kalap, Nyaris Racuni Anaknya dan Tebas Adiknya

Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali menyebutkan pasien meninggal merupakan seorang perempuan. Pasien berumur 48 tahun ini masuk ke RSUD Bangli pada 26 November.

Dikonfirmasi positif pada 27 November dan meninggal dunia hari ini. Komorbidnya Diabetes Melitus dan Gagal Ginjal.

Kumulatif korban jiwa COVID-19 di Bali mencapai 428 orang. Dengan rincian 425 WNI dan 3 WNA.

Untuk sebaran kasus meninggal, Denpasar ada di posisi pertama dengan 85 korban jiwa. Gianyar menduduki peringkat kedua dengan 74 orang meninggal. Posisi ketiga diduduki Buleleng dengan 59 orang meninggal.

Sementara itu di posisi keempat adalah Karangasem 51 orang. Badung ada di posisi kelima dengan 48 orang meninggal.

Sedangkan Tabanan di posisi keenam dengan 42 kasus meninggal. Posisi ketujuh adalah Bangli dengan 35 kasus.

Baca juga:  Puluhan Buku Tulisan Prof. Riana Bisa Dibaca di Bali Post

Klungkung yang melaporkan 19 orang meninggal di posisi kedelapan. Posisi terakhir diduduki Jembrana dengan 12 kasus meninggal.

Kasus Aktif

Kumulatif kasus aktif sebanyak 922 orang. Gianyar kembali ke posisi pertama dengan jumlah mencapai 238 orang.

Posisi kedua dipegang Denpasar dengan 174 orang. Badung kembali turun ke posisi ketiga dengan 162 orang.

Peringkat keempat diduduki Tabanan dengan 152 kasus. Jembrana di posisi kelima dengan 104 kasus.

Buleleng naik ke posisi keenam dengan 41 kasus aktif. Selanjutnya ada Klungkung dengan 20 kasus aktif di posisi ketujuh.

Karangasem di posisi delapan dengan 19 kasus aktif. Sementara posisi sembilan masih diduduki Bangli dengan 7 kasus aktif.

Juga masih ada 4 orang dari kabupaten lainnya dan 1 WNA yang dirawat. (Diah Dewi/Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.