Giri Tribroto. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah hampir dua bulan kosong, Giri Tribroto dilantik sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara. Pelantikan dilakukan di Jakarta secara daring oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Wimboh Santoso pada Senin (26/10).

Kegiatan ini dilakukan secara bersamaan dengan pelantikan dan serah terima jabatan pejabat Satuan Kerja di Lingkungan OJK lainnya. Hadir sebagai undangan I Gusti Agung Rai Wirajaya, Anggota Komisi XI DPR RI, I.G.N.Arya Wedakarna Anggota DPD RI, Gubernur Bali Wayan Koster, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wakil Gubernur Sulut Idris Rahim.

Baca juga:  Laporkan 100 Kasus Transmisi Lokal, 45 Persennya Ada di Kabupaten Ini

Sebelum promosi menjadi Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara (Balnus), Giri mengawali karir singkatnya di Bank Bukopin di tahun 1990. Tidak berselang lama ia mengikuti program PCPB angkatan pertama Bank Indonesia.

Berkarir menjadi pengawas perbankan hingga akhirnya ditugaskan dan melanjutkan karirnya sebagai Direktur Direktorat Pengawasan Perbankan 3 di Departemen Pengawasan Bank 3 Otoritas Jasa Keuangan sampai dengan 15 Oktober 2020.

Dalam sambutannya Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso beharap, dengan adanya mandat dan amanah baru ini, pejabat yang dilantik dapat memberikan semangat kepemimpinan yang baru di satuan kerja masing-masing dengan terus mendorong perubahan dan inovasi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

Baca juga:  Asrama Polisi di Jembrana Diresmikan Kapolda, Ini Pesannya

“Masa pandemi Covid-19 ini harus dijadikan semangat untuk melakukan lompatan yang signifikan, kelanjutan program reformasi fundamental dalam penyempurnaan business process di internal OJK harus terus dilakukan untuk mengembangkan industri jasa keuangan yang bertumbuh, sehat dan solid,” ujarnya, dalam rilis yang diterima.

Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan baik di pusat maupun daerah harus terus ditingkatkan dalam rangka menemukan cara- cara terbaik dalam memulihkan ekonomi serta meningkatkan peran sektor jasa keuangan sebagai katalis pemulihan ekonomi nasional. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.