Seorang ibu harus dirawat di RSUD Klungkung karena mengalami lakalantas, Selasa (27/10). (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Kecelakaan lalu lintas nyaris merenggut nyawa Rumiati (59), Selasa (27/10) pagi. Perempuan asal Banjar Tangsub, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Gianyar ini, terkapar di tengah jalan hingga tak sadarkan diri, setelah menabrak pantat truk yang tengah melaju di depannya.

Peristiwa itu mengagetkan pengguna jalan lain dan petugas kepolisian, yang bergegas ke lokasi memberikan pertolongan. Kasat Lantas Polres Klungkung Iptu Anton Suherman, mengatakan titik kecelakaan persis terjadi di sebelah timur simpang empat Tegal Besar, Kecamatan Banjarangkan, sekitar pukul 08.00 wita.

Baca juga:  Kapolri Tawarkan Pimpinan Kolegial untuk Densus Tipikor

Saat itu, si ibu ini melaju dari arah timur, mengendarai sepeda motor Nopol 7448 LP. Namun, setiba di TKP, Rumiati kehilangan kendali sepeda motornya dan menabrak pantat truk Nopol DK 8130 SB. Padahal truk sudah melaju di jalur lambat.

Peristiwa itu membuat Rumiati terpental ke tengah jalan. Seluruh barang bawaannya juga berserakan di tengah jalan. Dia cukup lama tak sadarkan diri usai kecelakaan itu.

Situasi ini sempat mengganggu laju kendaraan lain yang melintas di saat bersamaan. Petugas harus bekerjasama untuk mengatur lalulintas, agar tidak terjadi kemacetan. “Kami langsung bergegas membawanya ke rumah sakit, agar segera tertangani. Sehingga arus lalulintas segera kembali normal,” katanya.

Baca juga:  Tabrak Pick-Up, Pemotor Tewas

Sementara untuk segera menolong Rumiati, polisi meminta bantuan warga sekitar yang mengendarai pick up, untuk segera mengangkut korban ke RSUD Klungkung. Sementara petugas lantas lainnya, mengejar truk yang ditabrak.

Sebab, setelah ditabrak dari belakang, sopir truk Kadek Saputra (40) asal Dusun Pendem, Desa Muncan, Kecamatan Rendang, Karangasem ini, justru tetap melaju sehingga harus dihentikan pihak kepolisian, untuk menyelesaikan persoalan dengan yang menabraknya. “Sopir truk tidak merasakan, ditabrak dari belakang. Sehingga terpaksa dihentikan petugas Lantas,” katanya.

Baca juga:  Dibanding 2017, Kriminalitas di Tabanan Meningkat

Akibat kecelakaan ini, Rumiati tak mengalami luka serius. Ia dipastikan hanya mengalami luka robek pada kening dan bengkak pada pergelangan tangan, setelah mendapatkan perawatan dari IGD RSUD Klungkung.

Dengan peristiwa ini, pihaknya meminta pengguna jalan agar berhati-hati saat berkendara. Terlebih, belakangan sering terjadi hujan, dimana akses jalan kerap tertutup pasir. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.