Ilustrasi. (BP/Suarsana)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah kasus COVID-19 harian yang dilaporkan Bali pada Selasa (13/10) kembali mengalami penurunan jika dibandingkan sehari sebelumnya. Jumlah tambahan kasusnya ada di bawah 100 orang.

Sayangnya di tengah menurunnya jumlah kasus ini, kabar duka masih dilaporkan Bali. Memasuki hari ke-50 berturut-turut, Bali melaporkan tambahan 8 korban jiwa.

Menurut Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Bali, terdapat 76 orang terkonfirmasi COVID-19. Kumulatif kasus positif yang ditangani Bali mencapai 10.304 orang.

Komposisinya jika dilihat dari penularannya adalah transmisi lokal 9.910 orang, pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sebanyak 306 orang, dan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) mencapai 88 orang.

Untuk kasus baru, satu kabupaten nihil tambahan warga terjangkit. Yaitu Jembrana. Namun sayangnya, kabar duka dilaporkan Jembrana. Kabupaten ini mencatatkan 1 orang penderita COVID-19 meninggal dunia.

Sebaran kasus masih didominasi tiga daerah, yaitu Denpasar (34 orang), Badung (17 orang), dan Gianyar (10 orang). Sementara 5 kabupaten lainnya melaporkan kasus di bawah 10 orang. Rinciannya Tabanan 7 orang, Bangli 3 orang, Klungkung dan Buleleng sama-sama bertambah 2 kasus, dan Karangasem 1 orang.

Baca juga:  Distan Buleleng Didesak Rekrut Dokter Hewan

Kasus meninggal bertambah sebanyak 8 orang. Penyumbang terbanyak korban jiwa COVID-19 pada hari ini adalah Denpasar dengan jumlah 3 orang. Disusul Gianyar sebanyak 2 orang, dan tiga kabupaten melaporkan tambahan pasien meninggal masing-masing 1 orang, yakni Jembrana, Klungkung, dan Buleleng.

Dilihat dari kumulatifnya, korban jiwa COVID-19 di Bali mencapai 332 orang. Rinciannya 330 WNI dan 2 WNA.

Sedangkan untuk sebaran kasus meninggal, Denpasar mencatatkan korban jiwa terbanyak dengan jumlah 65 orang. Posisi kedua adalah Gianyar dengan 54 orang, kemudian Karangasem dan Buleleng ada di posisi ketiga dengan masing-masing memiliki 47 korban jiwa.

Posisi keempat dengan 36 korban jiwa adalah Badung. Di posisi kelima adalah Tabanan yang kini korban jiwanya berjumlah 31 orang.

Baca juga:  SMAN 1 Denpasar Raih Nilai Rata-rata Tertinggi IPA dan IPS

Di posisi keenam adalah Bangli dengan 28 orang meninggal dunia, Klungkung posisi ketujuh dengan 13 orang meninggal, dan Jembrana ada di posisi kedelapan melaporkan 9 orang meninggal.

Pasien Sembuh

Tambahan pasien COVID-19 sembuh yang dilaporkan Bali dalam 3 hari berturut-turut selalu lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah pasien baru. Jumlahnya hari ini sebanyak 141 orang. Kumulatifnya menjadi 8.975 orang.

Jika dilihat dari sebarannya, satu kabupaten nihil melaporkan kasus sembuh baru. Yaitu Jembrana.

Penyumbang pasien sembuh terbanyak adalah Badung. Jumlahnya mencapai 40 orang. Posisi kedua adalah Tabanan sebanyak 24 pasien sembuh.

Kemudian di posisi ketiga adalah Karangasem sebanyak 32 orang. Keempat adalah Denpasar yang melaporkan 19 kasus sembuh, dan kelima adalah Gianyar yang melaporkan 17 pasien sembuh.

Baca juga:  Pascagempa 5,0 SR, Ada 9 Gempabumi Susulan

Sementara itu, tiga kabupaten melaporkan tambahan pasien sembuh di bawah 15 orang. Yakni Bangli 11 orang, Klungkung 6 orang, dan Buleleng 2 orang.

Kasus Aktif

Masih ada kasus aktif sebanyak 997 orang. Pemegang posisi pertama adalah Kabupaten Badung. Jumlah kasus aktifnya sebanyak 289 orang.

Denpasar kembali ke posisi kedua seiring makin tingginya tambahan pasien baru. Kasus aktifnya sebanyak 218 orang.

Gianyar ada di posisi ketiga dengan jumlah pasien yang masih dirawat mencapai 207 orang.

Posisi keempat kembali diambil Tabanan dengan jumlah kasus 76 orang. Di posisi kelima Karangasem dengan jumlah 61 orang.

Selain itu, sisa 4 kabupaten, kasus aktifnya masih mencapai puluhan orang. Yakni Klungkung 51 orang, Buleleng 39 orang, Jembrana 31 orang, dan Bangli 23 kasus aktif.

Juga masih ada 1 WNA dan 1 orang dari kabupaten lainnya yang dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.