Situasi sepi dari kunjungan di pantai Jasri saat manis Kuningan, Minggu (28/9). Pantai tampak sepi karena di tutup untuk kunjungan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Semakin meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karangasem membuat langkah antisipasi penyebaran virus tersebut terus dilakukan oleh pihak desa adat. Seperti yang dilakukan Desa Adat Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem. Guna mencegah penyebaran Covid-19 pihak desa adat menutup Pantai Jasri untuk kunjungan saat Manis Kuningan, Minggu (27/9).

Bendesa Adat Jasri, I Nyoman Mawi Yudistira, mengungkapkan penutupan Pantai Jasri yang dilakukan desa adat selama dua hari, yakni pada Hari Raya Kuningan dan Manis Kuningan. “Penutupan Pantai dari kunjungan hanya dilakukan selama dua hari saja. Dan besok (Senin Red) Pantai Jasri kembali dibuka untuk pengunjung,” Ucapnya.

Baca juga:  Libur Panjang, Wisawatan Padati Jatiluwih

Yudistira menambahkan, pihak desa adat memilih menutup Pantai Jasri dari aktivitas masyarakat, tidak terlapas dari upaya pihak desa adat untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Pasalnya, sampai saat ini penyebaran virus ini masih saja terus terjadi di Karangasem.

“Kita dari desa adat tidak bisa memantau semua aktivitas masyarakat yang datang berlibur ke pantai Jasri. Sebab, Pantai Jasri selalu dipadati pengunjung setiap Kuningan maupun Manis Kuningan. Karena pantai Jasri dipergunakan masyarakat sebagai tempat untuk melukat. Makanya kita pilih tutup sementara,” jelasnya.

Baca juga:  Pemkab Diminta Realisasikan BP untuk Nusa Penida

Dia menjelaskan, selama penutupan pihaknya bersama dengan pecalang melakukan pengawasan di pintu masuk dan areal pantai. Jelas dia, cukup banyak warga yang hendak datang ke pantai, tapi karena ditutup maka warga kembali putar balik. “Banyak pengunjung yang he dak ke pantai terpaksa putar balik karena pantai ditutup,” jelas Yudistira. (Eka Prananda/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.