Tangkapan layar peta sebaran kasus COVID-19 di Bali. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus COVID-19 harian yang dilaporkan Bali pada Rabu (9/9) mengalami lonjakan dari sehari sebelumnya. Jumlahnya mencapai 174 orang.

Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali, pada hari ini ada WNA yang dilaporkan terjangkit COVID-19. Sehingga komposisi kasus baru adalah 171 WNI dan 3 WNA.

Sementara itu, tambahan kasus harian seluruhnya transmisi lokal. Dari kumulatif 6.723 kasus yang ditangani Bali, transmisi lokal kini mencapai 6.333 orang, PPDN mencapai 85 orang dan PPLN sebanyak 305 orang.

Untuk sebaran kasus baru, hanya satu kabupaten yang nihil penambahan. Yaitu Bangli.

Penyumbang tambahan kasus terbanyak masih dicatatkan Denpasar. Ini sudah keempat hari berturut-turut Denpasar menjadi penyumbang kasus terbanyak.

Baca juga:  Direvitalisasi, Tiga Pasar Tradisional di Buleleng Disediakan Rp 4,6 Miliar

Terdapat 46 kasus baru dilaporkan Denpasar. Di posisi kedua adalah Badung dengan 37 kasus.

Posisi ketiga dipegang Buleleng dengan 27 tambahan kasus. Posisi keempat adalah Karangasem dengan tambahan 26 kasus.

Gianyar mencatatkan 16 kasus. Tabanan 14 orang. Jembrana 4 orang dan Klungkung 1 orang.

Kasus Sembuh

Kasus sembuh dilaporkan bertambah 97 orang. Sehingga kumulatif pasien sembuh menjadi 5.322 orang.

Seluruh kabupaten/kota melaporkan tambahan kasus sembuh. Tambahan kasus sembuh terbanyak dilaporkan Buleleng dan Karangasem 26 orang.

Kemudian di posisi selanjutnya adalah Badung dengan 15 pasien sembuh. Karangasem melaporkan 12 pasien sembuh. Klungkung 11 orang.

Denpasar dan Bangli sama-sama mencatat tambahan pasien sembuh sebanyak 9 orang. Gianyar 8 orang. Tabanan 5 orang, sementara Jembrana bertambah 2 pasien sembuh.

Baca juga:  Cara Tradisional, Evakuasi Korban dan Mobil Terperosok di Danau Batur Berhasil Dilakukan

Kasus Aktif

Masih ada kasus aktif sebanyak 1.259 orang. Jumlah kasus aktif terbanyak kini tak lagi berada di Denpasar.

Namun karena terus menjadi penyumbang kasus terbanyak selama 4 hari berturut-turut, posisi Denpasar kini ada di nomor 2 dengan jumlah 236 orang.

Pemegang posisi pertama adalah Kabupaten Badung yang terus bertambah kasusnya. Jumlah kasus aktifnya sebanyak 284 orang.

Gianyar ada di posisi ketiga dengan 209 orang.

Karangasem di posisi keempat dengan kasus aktif 175 orang. Posisi kelima adalah Buleleng dengan 100 kasus aktif.

Selain itu, sisa 4 kabupaten, kasus aktifnya masih mencapai puluhan orang. Yakni Tabanan 88 orang, Bangli 61 kasus aktif, Klungkung 57 dan Jembrana 46 orang.

Baca juga:  Beroperasi Sejak Lama, Tiga Usaha Pariwisata di Sekitar Danau Batur Tak Miliki IPAL

Kasus meninggal kembali bertambah sebanyak 14 orang hari ini. Kabupaten terbanyak melaporkan korban jiwa hari ini adalah Buleleng. Jumlah korban jiwa mencapai 3 orang.

Kemudian ada lima kabupaten yang melaporkan 2 korban meninggal, yaitu Denpasar, Badung, Gianyar, Bangli, dan Karangasem. Sedangkan 1 korban jiwa lainnya dilaporkan Tabanan.

Kumulatifnya berjumlah 142 orang. Rinciannya 140 WNI dan 2 WNA.

Terdapat tiga besar yang paling banyak mencatatkan kasus kematian yaitu Denpasar 30 orang, Badung 25 orang, dan Gianyar melaporkan 21 kasus meninggal.

Bangli mencatatkan 20 pasien meninggal. Buleleng 13 pasien meninggal, Karangasem 12 pasien meninggal, Tabanan melaporkan 9 korban jiwa COVID-19.

Klungkung 6 pasien COVID-19 meninggal. Jembrana 4 korban jiwa. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.