Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Kasus pencurian terjadi di sebuah rumah warga di Dusun Madia, Desa Terunyan, Kintamani. Bahkan, pemilik rumah I Ketut Jujur mengalami luka di kepala.

Guna memberikan rasa aman bagi warga, polisi akan mengintensifkan kegiatan patroli dan menghidupkan siskamling di dusun tersebut. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan hal itu, Jumat (7/8).

Dikatakan Sulhadi, polisi dari Polsek Kintamani sudah turun ke rumah korban untuk memeriksa dan memintai keterangan korban serta seorang saksi terkait kasus pencurian itu. “Diperiksanya di TKP karena kendala jauh. Rumah korban ada di wilayah pegunungan,” ujarnya.

Baca juga:  Jokowi akan Bagikan Ribuan Seritifikat Tanah di Bangli, Ini Persiapannya

Diterangkan bahwa korban yang mengalami luka robek di kepala, bukan akibat dibacok oleh pelaku pencurian. Namun luka akibat dipukul.

Pascakejadian itu, aparat Polsek Kintamani kini akan mengintensifkan kegiatan patroli di wilayah dusun setempat. Polisi juga akan menghidupkan siskamling di dusun itu.

Tujuannya guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga mengantisipasi adanya kasus kejahatan. “Kami juga himbau kepada masyarakat apabila ada kejadian agar segera melapor ke pihak kepolisian,” kata Sulhadi.

Baca juga:  Satpam Gagalkan Aksi Perampokan

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya warga di Dusun Madia, Desa Terunyan Kintamani selama ini diresahkan dengan maraknya aksi pencurian yang terjadi di wilayah setempat. Keresahan warga semakin bertambah lataran maling yang beraksi mulai berani melukai korbannya.

Seperti peristiwa pencurian yang terjadi di sebuah rumah warga pada Kamis (6/8) subuh. Pemilik rumah Ketut Jujur (39) mengalami sejumlah luka di kepala saat memergoki maling yang masuk ke rumahnya.

Kepala Dusun (Kadus) Madia I Wayan Besar mengatakan kasus pencurian terjadi di rumah korban sekitar pukul 03.00 pagi. Maling masuk ke rumah korban menyasar ayam, bawang dan alat pertanian.

Baca juga:  Arus Lalin Dialihkan Saat Festival Balingkang Kintamani, Truk Galian C Dilarang Beroperasi

Belum sempat membawa kabur barang-barang tersebut, aksi si pencuri berhasil dipergoki korban. Saat itu, korban sempat berkelahi dengan maling itu. Tak berpa lama kemudian, muncul kawan dari maling itu yang langsung melukai korban dengan senjata tajam. “Korban mengalami empat luka di kepala. Di dahi, dan kepala sebelah kiri dan kanan,” ungkapnya, Kamis (6/8). (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.