Ilustrasi. (BP/dok)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Padang Bai, Banjar Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem, Minggu (26/7). Sepeda motor yang dikendarai Pendi Salam terjatuh ketika hendak menyalip truk. Akibatnya, istri korban Zupriyatun (28) dan anaknya Muhamad Yomi Pratama (3) tewas di TKP akibat dilindas truk.

Kanit Lakalantas Polres Karangasem, Ipda I Nyoman Sucipta, Senin (27/7) menjelaskan, ketiganya keluar dari Pelabuhan Padangbai dengan naik satu kendaraan. Mereka menuju arah ke Denpasar. Di TKP, pengendara menyalip truk dengan mempercepat laju motornya. Posisi sepeda motor dan truk sejajar, saat itu Pendi gagal mempertahankan kestabilan kendaraannya, sehingga membuat dirinya bersama istri dan putra terjatuh. Naas, istri dan anaknya jatuh di kolong truk hingga ban belakang melindas keduanya.

Baca juga:  Pilkada Klungkung, Sebanyak 160.576 Lembar Surat Suara Siap Dicetak

“Istri dan anaknya meninggal di tempat akibat mengalami luka berat akibat dilindas truk. Sedangkan pengemudi hanya mengalami luka di bagian lutut,” ujarnya.

Sucipta menambahkan, saat kejadian sopir truk Ruslan tidak mengetahui ada pemotor yang jatuh. Sopir berhenti setelah ada orang yang meminta berhenti. Setelah itu sopir batu mengetahui kejadian tersebut. Tambah dia, jalan lokasi kejadian memang agak menikung dan berlubang.

Baca juga:  Optimalisasi PPDB SMA/SMK Dikhawatirkan Berdampak Negatif pada Sekolah Swasta

“Kejadian ini dipicu karena pengendara kurang hati-hati dalam mengendarai sepeda motornya. Sebab, dilokasi garis jalan tidak terputus atau dilarang menyalip. Dilokasi saat ini sedang ada pengerjaan proyek drainase dan trotoar,” jelas Sucipta. (Eka Prananda/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.