BLITAR, BALIPOST.com – Di tengah pemberlakuan tatanan normal baru, tiga desa di Kabupaten Blitar justru ditutup dan dilakukan isolasi mandiri. Hal ini terpaksa dilakukan setelah adanya sembilan warga terkonfirmasi positif COVID-19.

Tiga desa ini terletak di Kecamatan Garum. Desa yang ditutup dan dilakukan isolasi mandiri tersebut adalah Desa Slorok, Tingal, dan Kelurahan Tawangsari. Kapolsek Garum, Iptu Moh. Burhan, mengatakan petugas disiagakan untuk menjaga keluar masuknya warga maupun tamu yang hendak mendatangi lokasi tersebut.

Baca juga:  Pandemi COVID-19, Angka Kemiskinan di Jatim Meningkat

Sejak dilakukan isolasi mandiri, suasana tiga desa tersebut tampak sepi. Untuk kebutuhan setiap hari, petugas pun menyiapkan bantuan sejumlah makanan.

Di Blitar tercatat ada 96 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Sebanyak 30 diantaranya sembuh, 56 orang dirawat di ruang karantina dan 10 orang meninggal dunia. (Khoirul Abadi/Surabaya TV)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.