Petugas yang berjaga di lapangan diminta memperketat penjagaan di pintu masuk Pelabuhan Padangbai guna mengantisipasi warga lolos dari pemeriksaan. (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Puluhan Warga asal Bima, NTB (Nusa Tenggara Barat) yang masuk melalui Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem lolos dari pengawasan petugas. Mereka masuk Bali tanpa dilengkapi dengan persyaratan yakni menunjukkan hasil rapid test non reaktif.

Koordinator Bidang Transportasi Publik Pintu Masuk Gugus Tugas Covid-19 Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika menjelaskan, puluhan warga Bima yang lolos dari pemeriksaan petugas karena kemacetan lalu lintas sekitar Pelabuhan Padang Bai. Hal itu, menyusul tidak beroperasinya Dermaga II Pelabuhan Padangbai akibat kapal karam.

Baca juga:
Jelang Pilkada, Seluruh Jajaran Pengawas Jalani Rapid Test

“Mereka berhasil dijaring di Klungkung. Puluhan warga NTB yang lolos ini masuk Bali secara diam-diam dan berhasil mencari kelengahan petugas. Makanya, mereka berasil lolos dari pemantauan petugas di lapangan,” ujarnya.

Suastika menambahkan, puluhan yang lolos pemeriksaan mengaku naik kendaraan truk bagian belakang dengan ditutup dengan terpal sehingga warga Bima tidak terlihat petugas. Mereka datang ke Bali untuk mengadu nasib dengan berkerja menjadi buruh kupas bawang di Kabupaten Klungkung. “Kini semua warga NTB itu telah dikembalikan ke kampung halamannya,” katanya.

Baca juga:
Setelah Permukiman Warga, Bantuan Pembaca Bali Post Diserahkan ke Sekolah Selat

Guna mengantisipasi hal itu kembali terjadi, maka pihaknya meminta kepada para petugas yang berjaga dilapangan untuk memperketat penjagaan pintu masuk di Pelabuhan. Upaya itu dilakukan, guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 semakin merebak.

“Warga yang hendak masuk ke Bali melalui Padangbai wajib melengkapi diri dengan KTP, surat tujuaan kemana & melakukan apa, serta surat keterangan rapid test. Jadi, para pengusaha wajib melakukan rapid test terhadap karyawannya agar aktivitas penyeberangan lancar,” tegasnya. (Eka Prananda/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.