Sekda Badung, Adi Arnawa. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Penelitian dan Pengembangan menggelar Web Seminar (Webinar) Nasional dengan tema “Reformasi Birokrasi di Tengah Pandemik COVID-19 Dapatkah Berlanjut?” Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa dari Puspem Badung, Mangupraja Mandala, Rabu (24/6).

Webinar Nasional ini menghadirkan narasumer Menteri Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan RB) Tjahjo Kumolo. Materi yang disampaikan adalah “Kebijakan Implementasi  Reformasi Birokrasi 2020-2024 Dalam Masa Pandemi COVID-19.” Hadir pula sebagai narasumber, Sekretaris Daerah Propinsi Bali Dewa Made Indra dengan materi “Problematika Pemda Dalam Melaksanakan Reformasi Birokrasi” serta  Akademisi Universitas Warmadewa, A.A Gede Oka Wisnumurti dengan materi “Persepsi dan Ekspektasi Publik Terhadap Birokrasi Sebagai Pelayan Publik.”

Bertindak selaku  Moderator Kepala Badan Litbang Badung I Wayan Suambara. Webinar ini diikuti 1.015 peserta lewat Zoom dan Youtube sebanyak 240 peserta, terdiri dari ASN instansi pusat dan daerah se-Indonesia, akademisi, dan mahasiswa.

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan webinar nasional ini adalah dalam rangka bersama-sama mendapatkan rekomendasi terkait implementasi dalam reformasi birokrasi, khususnya di Pemerintah Kabupaten Badung dan Indonesia pada umumnya. “Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa reformasi birokrasi merupakan amanat dalam undang-undang yang wajib dan patut kita wujudkan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, efisien, transparan, efektif dan akuntabilitas,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi kepada moderator dalam hal ini Kepala Badan Litbang beserta jajarannya yang sudah bekerja sama dengan Korpri Badung, dalam rangka membuat kebijakan terkait dengan implementasi daripada reformasi birokrasi di Kabupaten Badung. “Saya berharap dengan Webinar Nasional ini akan tercipta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki dedikasi, berintegritas secara transparan, akuntabilitas, serta memiliki wawasan yang jauh kedepannya dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat kita khususnya masyarakat di Kabupaten Badung yang kita cintai,” imbuhnya.

Sementara itu MenPan RB Tjahjo Kumolo dalam paparannya mengatakan birokrasi adalah tulang punggung negara. Kemajuan yang dicapai suatu negara ditunjang oleh kualitas birokrasinya dalam memberikan pelayanan publik.

Dalam konteks tersebut Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk membangun birokrasi yang profesional dalam memberikan pelayanan. Lebih lanjut Tjahjo Kumolo mengatakan Presiden Joko Widodo telah mengambil sejumlah kebijakan strategis untuk memastikan kinerja birokrasi sebagai tulang punggung negara juga dapat bergerak cepat menyikapi perubahan pesat yang dipicu oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Revolusi Industri 4.0).

“Birokrasi juga dirancang agar dapat menjadi lebih enerjik dan segar melalui mekanisme bidding jabatan, serta rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dalam birokrasi di tingkat pusat dan daerah,” paparnya. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.