Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana memaparkan sejumlah rencana pengamanan objek wisata di new normal. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana, S.I.K, S.H., M.H. telah menyiapkan konsep sebagai langkah pelaksanaan tugas di lapangan terkait rencana pemerintah menerapkan new normal atau era baru khususnya di objek wisata di Kabupaten Gianyar. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar Selasa (23/6), di aula Tri Brata Polres Gianyar.

Rapat koordinasi dihadiri Kasdim 1616/Gianyar, Sekda diwakili Kadis Pariwisata, Kesbangpol, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Sekdis Kominfo, Ketua Majelis Desa Adat, Disperindag, GM Bali Safari, Bendesa Adat Manukaya, pengelola objek wisata Monkey Forest serta pejabat utama Polres Gianyar.

Kapolres AKBP Dewa Made Adnyana menyatakan, pihaknya akan membuat pos terpadu yang akan diisi tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, pemerintah serta desa adat. Tim inilah yang akan memberikan edukasi kepada pengunjung objek wisata.

Namun sebelum itu, pihaknya berharap agar sebelum dibuka, pengelola objek wisata berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membuat SOP penanganan COVID-19.

Terkait rapat koordinasi ini, ia menyebut, tujuannya menyamakan persepsi dalam menjalankan kebijakan pemerintah melonggarkan kegiatan masyarakat menuju tatanan kehidupan baru. Menurutnya, ke depannya masyarakat harus siap hidup berdampingan dengan COVID-19 sebelum ada vaksin untuk menangkal virus tersebut. “Kita harus selalu waspada terhadap COVID-19 melalui penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah perekonomian masyarakat ini,” ujarnya.

Pihaknya pun mengharapkan dukungan dari instansi pemerintah maupun desa adat dalam melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat, sehingga sesuai dengan harapan pemerintah pusat mendisiplinkan masyarakat. “Sehingga kita semua akan menuju tatanan new normal yang sesuai dengan harapan,” tegasnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.