PSSI Pusat sedang melakukan verifikasi Stadion Ngurah Rai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Ketua Umum Asprov PSSI Bali, Ketut Suardana, bersama Sekum Dewa Made Teges Wirawan, sedianya bertemu gubernur pada Rabu (17/6), guna membahas renovasi stadion utama Kapten I Wayan Dipta Gianyar, bersama lima lapangan sepak bola penunjang. Gubernur Bali Wayan Koster batal menerima Asprov PSSI Bali, karena ada kunjungan menteri pariwisata.

Ketua Departemen Sepak Bola Asprov PSSI Bali, Nasser Atthamimy, di Denpasar, Kamis (18/6) mengemukakan, jadwal pertemuan antara jajaran pengurus Asprov dengan gubernur, akan diagendakan ulang melalui Dispora Bali. “Kami siap akan melaporkan rehab venue sepak bola, terkait Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, pada Mei-Juni 2021 mendatang,” ungkap Nasser.

Baca juga:  Sudah 588 Narapidana Terima Asimilasi dan Integrasi di Bali

Ia menerangkan, selain rehab Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, juga perlu direnovasi lima lapangan sepak bola penunjang, seperti Stadion Ngurah Rai, Lapangan Samudra Kuta, Tri Cakti Legian, Kompyang Sujana, serta Kapten Japa Padanggalak. “Kelima lapangan penunjang ini untuk tempat latihan para pemain, serta wasit dan juri yang ingin berkoordinasi,” terang dia.

Nasser menegaskan, rehab kelima lapangan penunjang, standarnya seperti penanaman rumput, tersedianya kamar ganti, sistem pengairan/drainase, serta sarana lampu penerang. “Kelima lapangan sepak bola penunjang telah disurvai Balai PU, dan pengerjaannya mulai Juli mendatang,” kata dia. Selanjutnya, baik Stadion Dipta maupun kelima lapangan penunjang, penggarapannya diperkirakan rampung pada Februari 2021. “Jika seluruh venue dan sarana lapangan telah tuntas, maka diperlukan pengawasan selama dua bulan. Sedangkan, hajatan Piala Dunia U-20 dihelat pada Mei-Juni tahun depan,” ucapnya. (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.