Penyerang Bali United, Boris Kopitovic melindungi bola dari pemain Persik Kediri di laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/26, Jumat (30/1) di Stadion Brawijaya, Kediri. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kekalahan tipis 2-3 dari Persik Kediri pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/26 tak ingin terlalu lama disimpan Bali United FC. Penyerang asing Serdadu Tridatu, Boris Kopitovic, memilih mengalihkan fokus penuh ke dua laga kandang krusial yang sudah menanti di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Serdadu Tridatu dihadapkan pada tantangan besar di kandang sendiri. Dua tim papan atas, Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta, akan datang bergantian ke Gianyar pada 7 dan 15 Februari. Dukungan suporter di Dipta diharapkan menjadi energi tambahan bagi Bali United untuk kembali ke jalur kemenangan.

Baca juga:  41 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan 17 KM Dewasa Putri

Meski pulang tanpa poin dari Stadion Brawijaya, Kopitovic menilai Bali United tetap menunjukkan karakter, terutama saat mencoba bangkit di babak kedua. Ia membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-23 melalui gol yang berawal dari kemelut di depan gawang Persik, sebelum situasi berbalik akibat beberapa kesalahan yang dimanfaatkan tuan rumah.

“Di babak kedua kami berusaha menekan dan memperbaiki permainan. Kami hanya bisa menambah satu gol, tapi sekarang yang terpenting adalah melupakan hasil ini dan fokus ke pertandingan berikutnya,” ujar Kopitovic, dikutip dari laman resmi Bali United, Selasa (3/2).

Baca juga:  Selain Masker, Ini yang Perlu Disiapkan Warga Antisipasi Erupsi Gunung Agung

Kebangkitan Bali United sempat terlihat setelah jeda, saat Joao Ferrari memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69. Namun, skor 3-2 tetap bertahan hingga akhir laga dan memaksa skuad asuhan Johnny Jansen menerima kekalahan tandang tersebut.

Bagi Kopitovic, laga kandang menjadi momentum penting. Bermain di hadapan publik sendiri tak hanya soal atmosfer, tetapi juga soal mental dan kepercayaan diri tim.

“Dua pertandingan kandang ke depan sangat berat, tapi kami harus siap. Bermain di rumah sendiri memberi motivasi ekstra. Kami ingin memberikan hasil terbaik untuk suporter,” tegasnya.

Baca juga:  Prokes, Garda Terdepan dalam PBM Tatap Muka

Dua laga tersebut bukan sekadar perebutan poin, melainkan juga ujian konsistensi Bali United dalam persaingan Super League musim ini. Di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Serdadu Tridatu dituntut menjawab kekalahan tandang dengan performa yang lebih solid dan penuh determinasi. (Suka Adnyana/balipost)

 

BAGIKAN