Suasana para karateka Lemkari Bali yang menyaksikan Sarasehan Nasional secara live dalam meeting virtual. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – PP Lemkari versi Anton Lesiangi menggelar sarasehan nasional, melalui meeting virtual yang melibatkan Pengprov Lemkari se-Indonesia pada Minggu (7/6). Intinya, Lemkari Anton Lesiangi sudah berketetapan hukum, sehingga para insan generasi muda karate diharapkan memahami sejarah, dan kedepan jangan sampai terulang lagi prahara seperti ini. Untuk Pengprov Lemkari Bali dipantau di Dojo Sari Kutaman Denpasar.

Sekum Pengprov Lemkari Bali, Gede Putu Kertiyasa, atas nama Ketua Umum Lemkari Bali, Ida Bagus Lilik Sudirga, di Denpasar, Senin (8/6) menuturkan, dirinya mengingatkan agar tidak terulang lagi dualisme atau perpecahan di tubuh Lemkari. Oleh sebab itu, generasi muda dituntut memahami sejarah. Bahkan, prestasi Lemkari agar mampu mengembalikan kejayaannya seperti di era 1970 hingga 1980 silam. “Kami bertekad mengembalikan kejayaan prestasi Lemkari, sebagai karateka andal dan yang terkenal dijuluki Macan Asia,” sebut Kertiyasa.

Baca juga:
Puluhan Sekolah di Buleleng akan Direhab

Dia menerangkan, langkah awal pihaknya ingin menertibkan administrasi dulu, seperti penyesuaian ijasah dan sertifikat. Apalagi, dalam situasi pandemi covid-19, masyarakat dilarang berkumpul. “Selain itu, kami juga mengagendakan pelantikan pengurus Pengprov Lemkari Bali,” jelasnya. Dia juga memprogramkan ujian kenaikan kyu yang melibatkan para karateka Lemkari. “Kalau sekolah masuk seperti normal, peserta dari Denpasar saja bisa mencapai 500 karateka lebih,” ujarnya.

Pengprov Lemkari Bali, kata dia, juga berencana menggelar ujian kenaikan DAN, mengingat NTB siap mengirim karatekanya jika Bali mengadakan ujian DAN. Selanjutnya, seluruh kegiatan Lemkari Bali akan dilaporkan ke Pengprov FORKI Bali. (Daniel Fajry/Balipost)

Baca juga:
Jaksa Tahan 4 Tersangka Korupsi

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.