Achmad Yurianto. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bali kembali mengalami kasus baru terkonfirmasi positif. Pada Sabtu (2/5), Bali mencatatkan penambahan kasus. Kabar gembiranya jumlah kasus positif yang bertambah lebih sedikit dibandingkan yang sembuh.

Dari data yang ada, akumulatif kasus positif COVID-19 di Bali sebanyak 237 kasus. Artinya ada penambahan kasus baru sebanyak 2 pasien dari sebelumnya 235 kasus.

Sementara yang sembuh, kembali bertambah 8 orang. Akumulatifnya mencapai 129 orang, dari sebelumnya 121 orang sembuh.

Yang meninggal tidak mengalami perubahan, 4 orang. Datanya, 2 WNI dan 2 WNA.

Dari catatan Bali Post, sejak Kamis (9/4), kasus positif terus bertambah. Pada Kamis (9/4), jumlah kasus bertambah sebanyak 14 pasien. Kemudian berlanjut pada Jumat (10/4) terjadi penambahan 12 kasus.

Pada Sabtu (11/4), jumlah kasus tambahan mengalami tren penurunan dengan jumlah 4 kasus. Pada Minggu (12/4), jumlah kasus bertambah lagi mencapai 2 orang. Pada Senin (13/4) terjadi lagi penambahan kasus sebanyak 5 pasien.

Sedangkan pada Selasa (14/4) dan Rabu (15/4) terjadi penambahan harian masing-masing mencapai 6 orang. Terakhir, pada Kamis (16/4), Bali mencatatkan jumlah kasus positif harian tertinggi sebanyak 15 kasus.

Pada Jumat (17/4) tercatat ada penambahan 11 kasus. Sabtu (18/4) jumlah penambahan kasusnya sebanyak 7 pasien. Sementara Minggu (19/4) terjadi penambahan 4 kasus. Untuk Senin (20/4) tercatat kasus baru sebanyak 5 orang.

Sedangkan pada Selasa (21/4) jumlah kasus bertambah 10 kasus. Dan pada Rabu (22/4) terjadi penambahan 2 kasus. Sementara di Kamis (23/4) terjadi lonjakan kasus sebanyak 15 konfirmasi positif.

Untuk Jumat (24/4) penambahan kasus positif Bali mencapai 10 orang. Sedang pada Sabtu (25/4), jumlah penambahan kasus sebanyak 6 orang. Di Minggu (26/4) terjadi penambahan kasus sebanyak 3 orang.

Pada Senin (27/4), terjadi penambahan kasus sebanyak 7 warga positif COVID-19. Di Selasa (28/4) terjadi lonjakan signifikan, mencapai rekor baru penambahan harian kasus terkonfirmasi positif di Bali, yakni sebanyak 22 kasus.

Sedangkan pada Rabu (29/4), Bali tidak mengalami penambahan pasien positif. Bali kembali menambah kasus baru pada Kamis (30/4), sebanyak 7 orang. Di Jumat (1/5), jumlah kasus di Bali bertambah 13 orang.

Penambahan Kasus di Indonesia

Sementara itu, untuk Indonesia terjadi, Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam video conference streamingnya, mengatakan penambahan positif sebanyak 292 kasus sehingga kumulatif menjadi 10.843 kasus.

Ia melanjutkan untuk yang sehat ada penambahan 74 pasien sehingga totalnya menjadi 1.665 sembuh. Kasus meninggal bertambah 31 orang sehingga total kasus menjadi 831 orang.

Yurianto mengatakan pemerintah sudah ada 89 laboratorium aktif bekerja, diantaranya 48 lab di berbagai RS rujukan, 15 Lab di perguruan tinggi, jejaring Kemenkes ada 18, laboratorium daerah sebanyak 5 unit, dan 3 lab yang ada di Direktorat Veteriner. “Ada beberapa lab yang tidak melakukan tes karena reagen tidak tersedia,” jelasnya.

Jumlah orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 235.035 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 22.545 orang. Seluruh provinsi di Indonesia sudah terdampak. Untuk kabupaten/kota sebanyak 321 sudah terdampak.

“Faktor pembawa virus ini adalah manusia. Oleh karena itu mengurangi kontak dekat adalah yang paling baik,” jelasnya.

Ia mengatakan masyarakat harus sabar dan tenang serta tidak panik. “Mari kita bergotong royong, bersama-sama, terus menerus. Toleransi kita dituntut untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” kata Yurianto.

“Pada situasi sekarang ini, pilihannya adalah satu tetap tinggal di rumah,” tegasnya. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.