Suasana pelaksanaan Komunikasi Sosial (komsos) Keluarga Besar TNI tahun 2020 di Makodim 1611/Badung, Jumat (13/3). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Merebaknya COVID-19 atau virus Corona mengundang keprihatinan sesepuh TNI. Seperti disampaikan Wakil Ketua DPD Pebabri (Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) Bali, Kolonel (purn) Ketut Nunca mengatakan sangat prihatin dengan wabah virus tersebut. Apalagi satu korban meninggal dunia di Bali.

“Masyarakat Bali harus percaya diri sendiri mampu menghadapi situasi ini. Jadi tidak perlu khawatir berlebihan, karena pemerintah sudah menangani masalah ini dengan baik,” tegas Nunca usai menghadiri Komunikasi Sosial (komsos) Keluarga Besar TNI tahun 2020 di Makodim 1611/Badung, Jumat (13/3).

Mantan Bupati Viqueque saat Timor Timur masih tergabung dalam NKRI ini berharap, pemerintah daerah terus menggalang kekuatan dengan rakyat Bali agar Pulau Dewata ini terjaga dengan baik. Dia juga menyarakan masyarakat Bali memanfaatkan rempah-rempah warisan leluhur.

Baca juga:  Tak Ada Kompetisi Liga di Bali

Sedangkan terkait komsos yang dihadiri 75 perserta tersebut, Nunca menyampaikan, Kodim Badung bisa melakukan tugas dan tanggung jawabnya sebagai satuan teritorial dengan baik. Komsos ini digelar demi kemajuan masyarakat Badung dan sekitarnya. “Pembinaan satuan teritorial yang sudah bagus, saya bangga sekarang sudah sampai ke satuan-satuan terkecil,” ujarnya.

Hal-hal yang menyangkut persatuan dan kesatuan, ia menyarankan khusus di internal dulu dilakukan sebaik-baiknya tanpa memandang perbedaan. Baik itu perbedaan suku agama ras dan lainnya, harus dihilangkan demi negara serta bangsa. Terlebih saat ini Bangsa Indonesia dihadapkan masalah begitu besar. Oleh karena itu setiap warga negara harus berfikir positif, rasional dan baik demi kemajuan bangsa ini.

Baca juga:  2 Bulan Wabah COVID-19, Gubernur Bali Beberkan Langkah Penanganan yang Tuai Pujian dari Presiden

Sementara Kasdim 1611/Badung Letkol Inf. I Gusti Ngurah Wilantara, saat membacakan sambutan Dandim mengatakan, Kodim 1611/Badung mempunyai tugas pokok menegakkan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah darat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut dilakukan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, serta melindungi segenap Bangsa Indonesia di wilayah daratan Bali dari ancaman dan gangguan.

“Salah satu strategi yang digunakan Kodim 1611/ Badung dengan melaksanakan pembinaan teritorial secara terencana, terpadu dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga:  Pilwali Denpasar Dipastikan Tanpa Calon Perseorangan

Komsos ini merupakan metode dalam pembinaan teritorial yang dapat digunakan menyampaikan berbagai hal berkaitan dengan tugas Kodim kepada seluruh komponen bangsa termasuk Keluarga Besar TNI (KBT). Diharapkan akan tercipta kesamaan pemahaman dan wujud kerja sama yang nyata antara Kodim 1611/Badung dengan KBT untuk bersama-sama meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap perkembangan situasi lingkungan untuk kepentingan pertahanan negara. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN