Dr. I Nyoman Sujana, SH, M.Hum. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Menjadi salah satu program studi (Prodi) yang dikembangkan Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar), Prodi Magister Kenotariatan (MKn) telah mampu bertransformasi menjadi Prodi unggulan. Kualitas Prodi ini bisa dibuktikan dari jumlah alumnusnya yang berhasil menjadi anggota luar biasa Ikatan Notaris Indonesia (INI), serta lolos sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dari angkatan pertama hingga angkatan keempat.

Prodi MKn Unwar juga telah beehasil bekerja sama dengan Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (Pengwil INI) Provinsi Bali, serta Pengwil Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Provinsi Bali. “INI dan IPAT Bali ibarat laboratorium mahasiswa kami untuk belajar, menggembleng diri sehingga mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Kaprodi MKn Unwar, Dr. I Nyoman Sujana, SH., M.Hum., Selasa (10/3).

Baca juga:  Hapelnas, BNI Sapa Kaum Milenial di Unwar

Kerja sama tersebut, dikatakan telah didukung sarana prasarana yang mumpuni di kampus. Dan yang terpenting seluruh tenaga pengajar 100 persen berpredikat doktor dan profesor. “Notaris itu merupakan sebuah profesi, sehingga kualitas kompetensinya harus benar-benar dijaga. Oleh karena itu, kami telah memiliki kantor notaris di kampus yang kami manfaatkan untuk menggali profesionalitas mahasiswa, sehingga lulusan kami memiliki keahlian dalam bidang kenotariatan,” tandasnya.

Baca juga:  Puluhan Mantan Karyawan Hardys Mengadu ke Ketua SPSI Jembrana 

Menyikapi isu bahwa kebutuhan notaris di Bali sudah overload, pihaknya tidak berkomentar banyak. Sujana berpandangan, notaris yang berkualitas pasti dicari oleh klien. “Jadi gak usah dihiraukan, yang penting bangun kualitas diri, pasti mendapatkan apa yang menjadi haknya. Contoh di S1 Fakultas hukum, kan polisi, jaksa, hakim dan pengacara sudah banyak, tapi Fakultas Hukum tetap laris,” pungkas Sujana. (Winatha/balipost)

BAGIKAN