DENPASAR, BALIPOST.com – Kombes Pol. Ruddi Setiawan sebagai Kapolresta Denpasar selama 1 tahun 3 bulan. Penggantinya AKBP Jansen Panjaitan dan rencananya sertijab akan digelar di Mapolda Bali, Selasa (3/3). Selanjutnya Kombes Ruddi bertugas di Mabes Polri.

Sebelum meninggalkan Bali, mantan Kapolres Badung ini, Senin (2/3) menyampaikan, kasus besar yang diungkap yakni perampokan money canger dan perampasan senpi Brimob melibatkan warga negara asing. Namun kasus dominan yang diungkap adalah narkoba.

Baca juga:  Kapolresta Ancam Tembak Pelaku Kejahatan di Malam Tahun Baru

“Kasus narkoba paling banyak yaitu sabu dengan ganja. Preman juga tidak ada.  Kalau ada (preman), rantai kaki dan tangannya lalu ekspos di Lapangan Renon,” ujarnya.

Dansatgas CTOC Polda Bali ini mengungkapkan tujuan ekspos pengungkapan kasus di Lapangan Renon sebagai sanksi sosial. Para bandar dan pengedar narkoba serta preman akan malu serta tidak melakukan perbuatan sama lagi.

“Setelah ditunjukkan di Lapagan Renon, kasus narkoba melibatkan orang asli Bali turun. Sekarang mayoritas dari Jawa. Ada efek jeranya,” kata mantan Wadir Reskrimsus Polda Bali ini.

Baca juga:  Mantan Pentolan Ormas dan Ketua Komunitas Saling Tantang di Medsos, Ini Pemicunya

Perwira melati tiga asal Madura, Jawa Timur ini, mengimbau kepada masyarakat untuk memvideokan dan meviralkan setiap kejadian. Dengan video tersebut,  polisi akan mudah menangkap pelakunya. (Kerta Negara/balipost)
Foto kombes ruddi

BAGIKAN