Krida digunakan untuk mempopulerkan potensi alam di Badung Utara. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya mempopulerkan objek wisata yang tengah berkembang di Badung Utara. Salah satunya dengan jalan santai bersama dalam rangka pelaksanaan hari krida kembali digelar Pemkab Badung dengan melibatkan semua OPD yang ada di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (7/2). Kegiatan dipusatkan di jembatan Tukad Bangkung Desa Pelaga Kecamatan Petang.

Kegiatan jalan santai ini dipimpin oleh Sekda I Wayan Adi Arnawa didampingi Forkopimda beserta seluruh pegawai di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung. Pelaksanaan krida menempuh jarak sekitar 4 km, yang mengambil titik start dari sisi ujung sebelah barat jembatan Tukad Bangkung dan finish di Agro Techno Park Desa Belok Sidan.

Beberapa waktu sebelum pelaksanaan kegiatan krida, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia sudah berkirim surat ke seluruh instansi pemerintah di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung, untuk melaksanakan hari krida dengan berolahraga jalan santai sebelum aktivitas bekerja.

Kegiatan Krida di Desa Pelaga ini juga bertautan dengan pelaksanaan pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 6-7 Februari 2020 yang berlokasi di sisi timur jembatan Tukad Bangkung.

Sekda Adi Arnawa pada kesempatan tersebut mengatakan menyambut baik kegiatan jalan santai ini. “Kegiatan yang baik seperti ini perlu kita dilanjutkan, yang namanya kehidupan itukan harus seimbang antara mental dan fisik,” jelasnya.

Makanya kegiatan Krida memang diarahkan ke Badung Utara untuk lebih mempopulerkan potensi alam yang dimiliki wilayah Plaga dan sekitarnya. Juga berkaitan dengan pelaksanaan pasar murah, itu merupakan wujud perhatian Pemkab Badung untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam menyambut Galungan dan Kuningan dengan menyediakan bahan kebutuhan pokok yang berkualitas dengan harga yang jauh lebih murah dari harga di pasaran.

Ke depan kegiatan pasar murah ini akan didorong untuk dilakukan di semua kecamatan dan desa yang ada di wilayah Kabupaten Badung. Selain untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan bahan kebutuhan pokok, juga bertujuan untuk menekan laju inflasi ekonomi. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.