Kadisnaker Gianyar A.A. Dalem Jagadhita. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar mencatat ada 12 tenaga asal Gumi Seni kini masih mengadu nasib di Tiongkok. Pemkab Gianyar terus berkomunikasi dengan KBRI lewat BNPPTKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) guna memastikan kondisi mereka.

Kadisnaker Gianyar A.A. Dalem Jagadhita dimintai konfirmasinya, Jumat (7/2), menyatakan TKI asal Gianyar itu ada yang lewat Disnaker Gianyar dan ada yang langsung melalui BNPPTKI. Hasil perekaman data memastikan ada tenaga asal Gianyar yang kini berada di Tiongkok. “Mereka tidak berada Wuhan, tapi di luar,” ujarnya.

Sebelas orang bekerja untuk jasa konstruksi di Kota Guangzhou, sedangkan satu lagi sebagai spa terapis di Tianjin. Yang bekerja di jasa konstruksi bolak balik sesuai kebutuhan di sana.

Agung Jagadhita mengaku hanya bisa berkomunikasi dengan para TKI tersebut lewat BNPPTKI. Komunikasi terakhir, pihaknya masih menunggu informasi dari KBRI di Tiongkok terkait kondisi mereka.

TKI asal Gianyar yang berada di sejumlah negara yang terjangkit virus ini juga berupaya dihubungi. Namun, penanganan terkait mereka menunggu kondisi di negara tersebut. (Manik Astajaya/balipost

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.