Gubernur Koster bersama sejumlah pemain sepak bola yang dulu tergabung di Gelora Dewata. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemain sepak bola legendaris Bali, Gelora Dewata ’89 akan mengadakan laga reuni di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, 8 Februari. Reuni akbar yang begitu ditunggu-tunggu oleh para mantan penggawa Gelora Dewata (Gede) ini akan dimeriahkan oleh puluhan pesepak bola era 1990-an.

“Hal ini ditunjukkan dengan bakal hadirnya mayoritas pemain dari luar Pulau Bali. Bahkan pemain asing yang berdomisili di Australia. Hampir semua mantan pemain mau berpartisipasi karena inilah reuni pertama setelah sekian lama,” kata mantan kapten tim Gelora Dewata, Kadek Swartama pada saat diterima Gubernur Bali Wayan Koster dalam audiensi di Kantor Gubernur Bali, Selasa (28/1).

Baca juga:  Jadwal Pra PON Sepak Bola Belum Turun, Seleksi Atlet Tertunda

Swartama datang bersama rekan-rekan lainnya seperti IB Mahayasa, Komang Adnyana dan Wayan Sukadana. Menurutnya, ada 65 pemain yang sudah memastikan hadir.

Sebanyak 18 di antaranya berasal dari wilayah Pulau Bali, sementara puluhan nama lain kini sudah terpencar ke penjuru Tanah Air. Para pemain asal Bali yang hadir antara lain Kadek Swartama, Ida Bagus Mahayasa, Komang Adnyana, Wayan Suyadnya, Wayan Kana, Darma Putra, Alit Supartana, dan Wayan Sukadana.

Sementara nama-nama nasional mulai Erick Ibrahim, Freddy Muli, Jamal Yastro, Nus Yadera, Ari Kurniawan, Jasman Harun, Irfan Syamsudin, Yusrifar Jafar, Didik Jambrong, dan masih banyak lagi juga mengonfirmasi kehadirannya. Dalam reuni nanti, Gelora Dewata 89 akan menggelar laga persahabatan melawan tim Siwo PWI Bali serta Putra Renon.

Baca juga:  Jumlah Pengungsi di Gor Swecapura Mencapai 3.255 Jiwa

Selain itu juga akan diadakan coaching clinic yang mengundang puluhan sekolah sepak bola (SSB) se-Bali. Gelora Dewata sendiri merupakan klub asal Bali pertama yang menjejak level elite di kancah sepak bola Indonesia.

Pencapaian terbaik mereka adalah juara Piala Galatama 1993 sekaligus mendapatkan tiket ke Piala Winners Asia 1994.

Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi rencana reuni akbar tersebut. Nama besar Gelora Dewata akan selalu tercatat dalam memori pecinta sepak bola di Pulau Dewata, khususnya generasi sebelumnya. “Saya senang sekali mendengar rencana ini, karena saya tahu tim ini dulu sangat terkenal dan punya prestasi membanggakan untuk Bali. Jadi saya dukung penuh,” ujarnya.

Baca juga:  Ketidakamanan Maritim Jadi Isu Penting Antarnegara

Koster menambahkan, masyarakat Bali tentu ingat bila dulu pernah mempunyai tim yang punya prestasi bagus, dan juga menyumbangkan banyak pemain lokal Bali yang mampu menjadi pemain nasional. Semangat ini menurutnya harus digali kembali.

Alumnus ITB Bandung ini bahkan berjanji akan menghidupkan lagi ajang Piala Gubernur Bali yang sudah vakum nyaris 25 tahun lamanya. “Harus dibangkitkan lagi untuk mencetak bibit-bibit pemain lokal Bali seperti dulu, agar makin banyak yang berkiprah di pentas nasional,” jelasnya. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.