Senderan jembatan yang longsor di Banjar Cau, Desa Tua, dicek petugas Polsek Marga, Rabu (22/1). (BP/ist)

TABANAN, BALIPOST.com – Sisi pinggir jembatan jurusan Desa Apuan menuju Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan, retak sepanjang 15 meter. Ini dikarenakan gorong-gorong jembatan longsor sepanjang lima meter, Selasa (4/1) sore.

Informasi yang dihimpun, longsornya gorong-gorong jembatan disebabkan hujan deras yang sebelumnya mengguyur kawasan Desa Tua. Seorang warga, I Made Sudirta (53), mendengar suara seperti ada tanah longsor. Setelah dicek di sumber suara, ternyata gorong-gorong tergerus akibat hujan deras.

Baca juga:  Deregulasi Buat Daya Saing Pariwisata Indonesia Meningkat

Perbekel Desa Tua, I Made Budiarta, mengatakan pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke Dinas PUPRPKP Tabanan. Rabu (22/1), petugas dari Dinas PUPR Tabanan juga telah melakukan pengecekan ke lokasi.

Menurut Kapolsek Marga I Gusti Made Sudarma Putra, gorong-gorong itu sudah ada sejak zaman Belanda. Meski terjadi longsor, arus lalu lintas tidak terganggu dan tidak ada korban jiwa. Pihaknya dan aparat desa telah memasang tanda sepanjang jembatan yang retak agar pengendara tak melintas di pinggir.

Baca juga:  RUU Antiterorisme Resmi Disahkan DPR

Jembatan tersebut masih bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat lantaran longsor tak memutus akses jalan. Meski begitu, ia minta segera ditangani supaya tak makin terkikis dan mengambil badan jembatan. (Dewi Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.