GIANYAR, BALIPOST.com – Candi kurung Pura Budha Umanis, Banjar Sakih, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, yang rusak akibat bencana gempabumi Lombok pada Agustus 2018, diperbaiki. Penyarikan Pura, Made Aritanaya, menjelaskan kerusakan akibat bencana ini sudah pernah didata oleh BPBD.

Namun, hasil rapat memutuskan memperbaiki candi kurung pura dengan menggunakan dana swadaya dari krama pemaksan. Sebab, Pemkab Gianyar dan Provinsi Bali tidak ada dana untuk perbaikan kerusakan sejenis.

Baca juga:  Ada Potensi Tsunami, Kemenhub Pantau Infrastruktur Transportasi Laut di Banten

Ia menjelaskan jumlah krama pemaksan pura sebanyak 34 KK. Jumlah dana yang dihabiskan untuk restorasi candi kurung pura sekitar Rp 25 juta.

Proses restorasi candi kurung pura dilakukan selama sebulan, yakni Juli hingga Agustus 2019 ini. “Kami sudah melaspas pada Rabu,  18 September 2019,” ujarnya.

Dijelaskan pemangku pura, Mangku Sedana Yoga, candi kurung sudah berusia lebih dari 100 tahun. Bentuk ukiran dan bahannya (batu paras) hampir sama dengan Pura Desa Adat Guwang.

Baca juga:  Evakuasi Wisatawan, Pelaku Pariwisata Bali Berupaya Berikan yang Terbaik

Pemaksan Pura Budha Umanis juga pernah merestorasi padmasana dan Gedong Penyimpenan Bhatara Lingsir pada 1958. Sementara Gedong Penyimpenan Bhatara Putra, Gedong Ratu Ngurah Batan Jepun dan pelinggih lainnya masih asli. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.