SINGARAJA, BALIPOST.com – Kecelakaan lalulintas (lakalantas) di jalur Singaraja – Bedugul sepertinya tidak pernah sepi. Terbaru, sebuah mobil sedan mengalami kecelakaan lalulintas hingga terjun ke dalam jurang di pinggir jalan Km 18.00 Dusun Wirabuana Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada.

Diduga, mobil tersebut karena rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik alias blong. Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK membenarkan telah terjadi kecelakaan lalulintas itu.

Nyoman Landung mengatakan, mobil dikemudikan Ferdi Santosa Diningrat (47) alamat Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Jumat (6/9), datang dari arah Desa Candi Kuning, Tabanan. Dia melintas menuju tempat tinggalnya di Desa Baktiseraga.

Baca juga:  Lakalantas di By Pass Mantra, Mahasiswa Tewas

Sekitar pukul 17.45 wita, saat memasuki lokasi kejadian dengan medan jalan menurun tiba-tiba rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik. Mengetahui hal itu, pengemudi Ferdi Santosa berusaha menghentikan laju kendaraan.

Naas, karena medan jalan curam dan suasana lalulintas padat, khawatir akan menabrak kendaraan lain dari arah berlawanan, ia pun banting stir ke kanan. Akibatnya mobil melesat ke luar jalur.

Namun, karena rem tidak berfungsi, mobil terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 25 meter. Kendaraan naas itu terhenti setelah tertahan oleh pohon besar di dasar jurang.

Baca juga:  Pelaku Sodomi Ditangkap, Korbannya Siswa SD Dicabuli Puluhan Kali

Pengemudi mengalami luka robek pada pipi kanan, lengan, dan leher. Meski terluka, pengemudi ini berusaha naik dari dasar jurang, kemudian di pinggir jalan baru mendapat pertolongan untuk mencari perawatan di rumah sakit. “Saat kejadian memang tidak ada melihat karena hari gelap. Korban sendiri keluar dari dalam mobil, karena luka-luka pengemudi kemudian diantar berobat ke rumah sakit dan hanya menjalani rawat jalan,” katanya.

Baca juga:  Dari Gubernur Koster Keluarkan SE hingga Empat Zona Merah Jadi Penyumbang Kasus COVID-19 Terbanyak

Terkait penyebab, Nyoman Landung menyebut, dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, murni out of control (OC). “Karena bantingan kemudi itu membuat kendaraan melesat keluar jalur dan akhirnya terjun ke jurang. Keterangan di lokasi memang rem tidak berfungsi dengan baik,” tegasnya. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *