BANYUWANGI, BALIPOST.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Watudodol Banyuwangi-Situbondo, tepatnya di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Kamis (27/12) dini hari. Dua bus malam terlibat tabrakan di lokasi.

Akibat peristiwa itu, tiga penumpang tewas terjepit badan bus. Sedangkan 12 orang luka-luka.

Diduga, peristiwa tragis ini dipicu sopir yang ugal-ugalan. Dua bus naas itu, bus Bali Radiance bernopol DK 9238 FC jurusan Surabaya-Denpasar dan bus Tiara Mas bernopol EA 7304 A, jurusan Denpasar-Surabaya.

Baca juga:  Jelang Lebaran, Ini Tarif Ketapang-Gilimanuk yang Baru

Kronologisnya, sekitar pukul 23.35 WIB, bus Bali Radiance melaju kencang dari arah utara. Saat melintas di TKP, kebetulan jalannya menikung, dari arah depan melaju bus Tiara Mas.

Diduga, sopir bus Bali Radiance tak bisa mengendalikan laju kendaraan. Akibatnya, moncong bus menghantam bagian samping belakang bus Tiara Mas.

Saking kerasnya, bus Tiara Mas terguling. Dua penumpangnya terjepit, tewas di lokasi. Sementara, satu penumpang bus Tiara Mas juga tewas di lokasi. Proses evakuasi sempat memakan waktu hingga dua jam.

Baca juga:  BRI Peduli COVID-19, Serahkan Bantuan APD ke Satgas Kabupaten Gianyar

Polisi masih menyelidiki pemicu kecelakaan. Dugaan sementara, bus Bali Radiance menyalip dua truk, karena terpergok, sopir tak sempat menghindar. “Hasil olah TKP, dugaannya, sopir bus Bali Radiance melaju dengan kecepatan tinggi, menyalip dua truk. Lalu, menghantam bus Tiara Mas dari arah berlawanan,” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik HZ di lokasi kejadian.

Bus antarprovinsi ini sama-sama dipenuhi penumpang. Selain korban tewas, tiga penumpang lainnya kritis. Lalu, belasan lainnya luka-luka. Seluruhnya dirawat di RSUD Blambangan, Banyuwangi. (Budi Wirianto/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.