Jalan Seruni mengalami kerusakan dan membuat tidak nyaman pengendara saat melintas. (BP/nan)
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Infrastruktur jalan Seruni, Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung di sejumlah titik mengalami kerusakan. Lantaran bergelombang dan berlubang, pengendara roda dua maupun roda empat mengalami ketidaknyamanan saat melintas.

Sebagian jalan mengalami retak-retak sekitar 50 meteran. Tapi kondisi yang paling parah ada di dekat jembatan, selain retak, aspalnya juga sudah mengelupas, bahkan tanah yang ada di bawah muncul ke permukaan.

Baca juga:  Enam Kabupaten/kota di Bali Masuk PPKM Level 4, Pengaturan Aktivitas Ekonominya Seperti Ini

Kondisi itu, memaksa para pengendara khusunya roda dua, harus berhati-hati. Kondisi ini sangat membahayakan ketika malam hari, mengingat di lokasi tidak terdapat Lampu Penerangan Jalan (LPJ).

Lurah Semarapura Kauh, Klungkung, I Komang Sukarata saat dikonfirmasi, Minggu (9/10) mengungkapkan, pihaknya bakal segera melakukan pengecekkan terhadap jalan yang rusak tersebut. “Kita akan secepatnya turun ke lokasi jalan yang rusak tersebut untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan seperti apa,” ucapnya.

Baca juga:  Buleleng Rancang Perbaikan Belasan Kilometer Jalan Rusak di 3 Desa Ini

Sukarata menambahkan jalan tersebut dibangun sekitar 2007 lalu. Kata dia, pihaknya belum bisa memastikan apakah jalan tersebut sudah diusulkan perbaikannya ke pemkab atau belum. Sebab, saat Musrembang di tingkat Kelurahan belum lama ini, usulan dari masing-masing lingkungan yang masuk begitu banyak. “Jujur saya tak ingat apakah kerusakan jalan itu tahun ini sudah diusulkan perbaikannya atau tidak. Misalkan, tahun ini tidak diusulkan perbaikannya, maka tahun depan akan diusulkan,” katanya

Baca juga:  Ubud akan Dikunjungi Delegasi IMF-WB, Infrastrukturnya Masih Banyak Rusak

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Klungkung I Gusti Supartana mengungkapkan, pihaknya tidak terlalu hafal mana saja jalan yang mendapat penanganan. “Untuk lebih jelasnya coba tanyakan ke Kabid Bina Marganya. Karena Bina Marga yang lebih tahu mana jalan-jalan yang rusak untuk mendapat perbaikan,” ucap Supartana (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN