DENPASAR, BALIPOST.com – Tak hanya simbolis, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak ingin menunjukkan TNI dan Polri solid, begitu juga dengan komponen masyarakat. Salah satu caranya yaitu saling cukur di Lapangan Timur Monumen Perjuangan Puputan Margarana, Renon, saat apel Soliditas Kebangsaan dan Kirab Pancasila.

“Ada tentara dicukur polisi, polisi dicukur tentara, pecalang dicukur PNS begitu juga sebaliknya. Selain itu juga ada pelayana SIM Keliling dan sebagainya. Semua kegiatan berkoordinasi dengan Polda Bali,” tegas Pangdam, Jumat (26/5).

Baca juga:  Operasi Lilin 2023, Polri Kerahkan 70 Ribu Personel

Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak berpesan kepada rakyat Bali-Nusra supaya meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini. “Jangan sampai lengah dan itu akan dimanfaatkan teroris melancarkan aksinya,” tegasnya.

Mayjen Komaruddin berharap semua harus bersatu padu dan jangan menggagap itu tugas kepolisian dan tentara tapi tanggung jawab seluruh rakyat. Selain itu harus mampu membentengi diri seperti kepolisian dan tentara.

“Teroris itu di mana-mana ada, kalau kita kuat membuat mereka akan mundur. Kalau kita tidak waspada maka dipercepat prosesnya (aksi, red) masuk ke wilayah kita,” tegas Komaruddin. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Ambil Haluan Terlalu ke Kanan, Truk Hantam Dua Motor
BAGIKAN