BANGLI, BALIPOST.com – Putting beliung menerjang Pura Pande di Banjar Dukuh, Desa Abang Batudinding, Kintamani, Rabu (12/6). Kejadian tersebut mengakibatkan sebuah bangunan bale pesandekan roboh.

Kelian Dadia Pura Pande I Nengah Rentawan mengungkapkan, terjangan angina putting beliung terjadi di Pura Pande sekitar pukul 09.20 Wita. Terjangan angin berlangsung sekitar dua menitan. “Awalnya tidak ada angin. Lalu muncul angina kencang di areal pura tepatnya di sekitar bangunan itu. Setelah dua menit berlangung, bangunan itu langsung roboh,” terangnya.

Baca juga:  Terkait Pabrik WN Rusia di Tahura, DPRD Panggil BPN Bali dan BWS Bali-Penida

Rentawan mengatakan bangunan bale pesandekan yang roboh diterjang angin berukurn 17×3 meter. Bangunan bale pesandekan itu baru selesai dibangun dan diserahterimakan sekitar sebulan lalu.

Total dana yang dihabiskan untuk membangunnya mencapai Rp 155 juta. Menurutnya, bangunan tersebut sebenarnya cukup kuat karena memiliki 12 adegan (tiang) berbahan kayu jati. “Kalau saya tinjau dari penggarapan tukang, tidak masalah. Bangunannya kuat. Tapi rusak memang karena alam,” jelasnya.

Baca juga:  Kasus Aktif Positif COVID-19 Sisa 27 Persen, Bali Keluar dari 10 Besar Nasional

Rentawan mengatakan pihaknya bersama penglingsir dan tokoh dadia juga sudah mendatangi lokasi melakukan ritual nunas baos pasca kejadian terjangan angina putting beliung itu. Ke depan pihaknya akan melaksanakan upacara sebelum membangun kembali bale pesandekan tersebut. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN