Senderan Pura Prajapati Desa Pekraman Kukuh ambrol. (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Bencana longsor di wilayah Kabupaten Tabanan juga terjadi di Kecamatan Marga. Senderan Pura Prajapati Desa Pekraman Kukuh yang baru rampung dibangun tiga minggu lalu longsor, Senin (21/1) malam.

Bahkan material longsor juga menyebabkan kerusakan pada pengatur aliran irigasi ke subak Senapahan dan menutup saluran subak serta jalan menuju obyek wisata Alas Kedaton. Dari pantauan di lapangan, senderan pura longsor sepanjang 15 meter, dengan ketinggian 7 meter, lebar dari pinggir sampai ke penyengker sepanjang 5 meter.

Baca juga:  Selama 2025, Ombudsman Bali Paling Banyak Terima Laporan Masyarakat Terkait Kinerja Pemda

Tampak pula sejumlah warga melakukan evakuasi material longsor yang berukuran kecil sembari menunggu alat berat dari PU. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 144 juta.

Perbekel desa Kukuh, I Made Sugianto ditemui di lokasi kejadian, Selasa (22/1) menyampaikan longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Tabanan Senin malam. Dan kejadian tersebut baru diketahui oleh warga saat melintas di lokasi kejadian pada Selasa pagi. “Padahal senderan ini baru selesai dibangun tiga minggu lalu swadaya masyarakat dan dana swadaya,” terangnya. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Jalur Temukus Longsor, BPBD dan Warga Butuh Waktu Sepekan Bersihkan Material
BAGIKAN