
SINGARAJA, BALIPOST.com – Hujan lebat yang melanda wilayah Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, memicu terjadinya tanah longsor yang merusak rumah warga di Desa Subuk, Minggu (22/3) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WITA, setelah wilayah setempat diguyur hujan deras sejak siang hari. Material tanah longsor menghantam bagian dapur milik seorang warga hingga mengalami kerusakan cukup parah.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, saat dikonfirmasi membenarkan adanya bencana alam tersebut. Ia menjelaskan, longsor terjadi sesaat setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Subuk.
“Benar, telah terjadi tanah longsor di Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu. Kejadian dipicu oleh hujan lebat disertai angin kencang yang menyebabkan tanah di samping rumah warga longsor dan merusak bagian dapur,” jelasnya, Senin (23/3).
Saat kejadian, pemilik bangunan, Wayan Sudiana (51) bersama istri dan anak-anaknya berada di dalam rumah. Berdasarkan kronologis, hujan deras mulai mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 13.00 WITA. Sekitar satu setengah jam kemudian, setelah hujan mereda, korban mendengar suara gemuruh keras dari luar rumah. Saat dicek, tanah di bagian samping rumah sudah longsor dan masuk ke halaman, bahkan menyebabkan tembok dapur jebol.
Dapur yang terdampak diketahui berukuran sekitar 4×3 meter, mengalami kerusakan cukup serius akibat tertimpa material tanah. Beruntung dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp15 juta.
“Kami mengimbau, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, guna mengantisipasi potensi bencana lainnya,” tutupnya. (Yudha/balipost)










