Elyanus Pongsoda. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kepala OJK Bali dan Nusa Tenggara, Jumat (14/12) resmi dipegang Elyanus Pongsoda setelah sebelumnya dipimpin Hizbullah. Elyanus Pongsoda sebelumnya menjabat sebagai Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara.

Sementara Hizbullah kini menjabat Kepala Departemen Pengawasan Bank 1 OJK Pusat.

Elyanus Pongsoda mengatakan, akan fokus menjalin komunikasi dengan Pemda daerah untuk mengelola perekonomian dan perbankan. “Akan menata segala aspek aktivitas seluruh perekonomian Bali sehingga bisa tumbuh lebih baik,” ujarnya usai Serah Terima Jabatan (Sertijab) Jumat (14/12) di Kantor OJK Regional 8 Bali Nusra.

Baca juga:  Pengelola APBN Diminta Hentikan Kebiasaan Kebut Penyerapan Anggaran di Akhir Tahun

Saat ini pertumbuhan kredit sedang melambat. Maka dari itu, ia akan melakukan analisa terlebih dahulu sektor apa yang melambat. “Apakah sektor properti, UMKM, atau pariwisata,” ujarnya.

Kemudian, strateginya melalui Tim Percepatan Akses Keuangan daerah (TPAKD) bekerjasama dengan dinas-dinas untuk menggenjot penyaluran kredit. Dengan bekerjasama dengan dinas, maka akan didapatkan data calon penerima KUR yang bisa dibiayai.

Seperti BPD Bali tahun 2019 menargetkan penyaluran KUR Rp 1 triliun. Menurutnya ini target yang besar sehingga ia juga akan melakukan monitoring. Ia berharap penyaluran kredit bisa lebih banyak ke sektor produktif, seperti industri kreatif dan perikanan. (Citta Maya/balipost)

Baca juga:  Celuk Punya Banyak DTW Asyik Buat Liburan, Ini 5 Pilihan Transportasi Menuju ke Sana
BAGIKAN