
GIANYAR, BALIPOST.com – Bali United FC kembali menunjukkan ketangguhannya di kandang sendiri. Serdadu Tridatu sukses menaklukkan Persik Kediri dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (8/11).
Kemenangan ini ditentukan melalui gol Irfan Jaya, Teppei Yachida, dan Queven Da Silva Inacio. Hasil positif tersebut sekaligus memperlihatkan efektivitas permainan Bali United, terutama pada babak pertama.
Bali United langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Irfan Jaya membuka keunggulan ketika laga baru berjalan enam menit. Gol cepat tersebut membuat tuan rumah semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan.
Memasuki menit ke-32, Bali United menggandakan keunggulan melalui tendangan penalti Teppei Yachida. Dominasi tuan rumah semakin lengkap setelah Queven Da Silva Inacio mencetak gol ketiga pada masa tambahan waktu babak pertama.
Gelandang asal Brasil itu melepaskan tendangan geledek yang gagal dibendung penjaga gawang Persik yang dijaga Andhika Ramadhani.
Memasuki babak kedua, tempo permainan Bali United sedikit menurun. Meski demikian, Persik tidak mampu memanfaatkan situasi untuk memperkecil ketertinggalan. Bahkan, tim tamu harus menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain setelah Junheong Park menerima kartu merah akibat dua kartu kuning menjelang akhir laga.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku puas dengan kemenangan tiga gol tanpa balas tersebut. Menurutnya, hasil ini menjadi modal positif bagi tim, meskipun masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki.
“Kami senang bisa menang 3-0. Ini hasil yang bagus. Pada babak pertama kami bisa unggul, tetapi di babak kedua permainan kami sedikit terlalu lambat,” ujarnya.
Jansen juga memberikan apresiasi khusus kepada Ricky Fajrin. Bek senior tersebut dinilai tampil menonjol dan layak mendapatkan predikat pemain terbaik dalam pertandingan ini.
Sementara itu, Ricky Fajrin mengungkapkan kegembiraannya karena Bali United mampu mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pemain yang menjalankan instruksi pelatih dengan baik.
“Kami senang bisa meraih kemenangan di rumah sendiri. Semua pemain menjalankan tugas dan instruksi dari pelatih. Ini hasil kerja keras seluruh tim,” kata Ricky.
Di kubu lawan, pelatih Persik Kediri Marcos Reina tidak menutupi kekecewaannya. Ia menilai timnya terlalu banyak melakukan kesalahan sehingga memberikan kesempatan kepada Bali United untuk menguasai pertandingan.
“Saya kecewa dengan hasil ini. Ini sangat mengecewakan bagi kami. Kami melakukan banyak kesalahan dan Bali United bermain sangat bagus,” ungkapnya.
Reina menegaskan Persik akan melakukan evaluasi, baik dari sisi permainan maupun penerapan strategi, agar bisa segera bangkit pada pertandingan berikutnya.
“Kami akan melakukan perbaikan dan memainkan strategi yang lebih baik. Kami harus berusaha bangkit,” tegasnya.
Kemenangan 3-0 ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Bali United untuk terus bersaing di papan atas kompetisi musim ini. Selain tiga poin, penampilan solid Ricky Fajrin dan produktivitas lini serang menjadi catatan positif bagi Serdadu Tridatu. (Suka Adnyana/balipost)










