Pesepak bola Persita Tangerang Mario Jardel (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persik Kediri Eduardo Miguel Ramos Barbosa (kedua kanan) saat pertandingan BRI Super League di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026). (BP/Antara)

KEDIRI, BALIPOST.com – Persita Tangerang mengalahkan tuan rumah Persik Kediri dengan skor telak 5-1 pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur.

Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (31/10), Persita unggul melalui dua gol (brace) Alexandre Ramalingom dan tiga gol (hattrick) Pablo Ganet. Sementara Sergio Castel mencetak gol balasan tuan rumah.

Dilansir dari Kantor Berita Antara, Persita langsung menekan sejak awal pertandingan dan membuka keunggulan pada menit kesembilan melalui Alexandre Ramalingom yang memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Persik.

Tim tamu menggandakan keunggulan melalui gol kedua Ramalingom pada menit ke-45+3 sehingga babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Baca juga:  Pemilu Serentak, KPU Diingatkan Potensi Kegagalan

Memasuki babak kedua, Persita tetap mengendalikan permainan dan memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-48.

Gol tersebut bermula dari tendangan bebas Pablo Ganet yang membentur pagar betis Persik sebelum bola berubah arah dan masuk ke gawang Husna Al Malik.

Persita kembali menambah keunggulan pada menit ke-76 melalui Ganet sehingga kedudukan berubah menjadi 4-0.

Persik sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan keras kaki kiri Sergio Castel dari luar kotak penalti pada menit ke-79.

Namun, Persita memastikan kemenangan 5-1 setelah Ganet kembali mencetak gol pada menit ke-90+8.

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres mengakui timnya tampil buruk dan melakukan sejumlah kesalahan, terutama di lini pertahanan, sehingga kesulitan mengembangkan permainan.

Baca juga:  Lawan Persita, Bali United Gagal Raih Kemenangan Perdana saat Tandang

“Kami bermain buruk. Ini pertandingan ketika hampir semua hal yang bisa berjalan salah benar-benar terjadi,” kata Marcos seusai pertandingan.

Menurut dia, gol kedua Persita menjelang akhir babak pertama semakin menyulitkan Persik untuk bangkit.

Marcos mengatakan timnya berusaha mengambil risiko dengan bermain lebih menyerang pada babak kedua, tetapi justru kembali kebobolan.

Meski kecewa dengan hasil tersebut, ia menilai Persik masih memiliki kesempatan memperbaiki penampilan setelah sebelumnya menunjukkan permainan yang cukup baik dalam tujuh pertandingan.

“Kadang-kadang hal seperti ini bisa terjadi dalam sepak bola. Kami harus belajar dari kesalahan tersebut dan berusaha menjadi lebih baik pada pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Baca juga:  Ladang Ganja Ditemukan di Kawasan TN Bromo Tengger Semeru

Sementara itu, pemain Persik John Tora mengakui kekalahan tersebut menjadi hasil yang mengecewakan bagi seluruh anggota tim.

Ia meminta rekan-rekannya tetap menjaga kebersamaan dan menunjukkan karakter untuk bangkit pada pertandingan selanjutnya.

“Tim ini telah menunjukkan semangat dan kebersamaan seperti keluarga sepanjang musim. Sekarang saatnya kami menunjukkan hal itu lebih kuat lagi,” katanya.

Marcos menegaskan Persik harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya melawan Persis Solo, sebelum menghadapi Bali United.

“Kami hanya bisa meminta maaf kepada suporter. Kami akan bangkit dan terus bekerja agar bisa tampil sebaik mungkin,” ujarnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN