Bangunan penyulingan minyak daun cengkeh yang terbakar di Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kebakaran bangunan penyulingan minyak daun cengkeh terjadi di Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Rabu (28/10) sekitar pukul 04.30 WITA. Api diketahui setelah seorang pekerja mencium bau hangus saat sedang tidur.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi Rabu (28/10), membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Yohana menyebut, berdasarkan keterangan saksi, Andri Supriyanto, saat kejadian terdapat tiga tungku yang digunakan untuk memasak daun cengkeh.

Baca juga:  Puluhan Napi Peroleh Remisi Idul Fitri, Satu Langsung Bebas

Saksi yang bertugas di tungku kedua menyelesaikan pekerjaannya sekitar pukul 01.00 WITA. Setelah proses memasak rampung sekitar pukul 02.00 WITA, para pekerja kemudian beristirahat. Sekitar pukul 04.30 WITA, saksi terbangun setelah mendengar suara “kretek-kretek” dan mencium bau hangus. Saat keluar dari kamar, ia mendapati bangunan tempat penyulingan minyak daun cengkeh tersebut sudah terbakar.

“Saksi bersama pekerja lainnya sempat berupaya memadamkan api menggunakan ember dan meminta bantuan warga sekitar. Namun, api dengan cepat membesar hingga melahap bangunan,” ungkapnya.

Baca juga:  Ditinggal Urus Pekerjaan, Bale Gede Terbakar

Bangunan penyulingan tersebut diketahui milik I Nyoman Selamat Arya (56). Kepada petugas, pemilik mengaku sebelumnya telah mengontrakkan lokasi tersebut kepada seseorang bernama Agus. Namun, ia menyatakan tidak mengetahui adanya pekerja lain yang turut melakukan kegiatan memasak atau menyuling daun cengkeh di lokasi itu.

Pemilik juga menyampaikan bahwa penyewa sempat berkeinginan memperpanjang kontrak. Namun, permintaan tersebut ditolak karena pemilik berencana mengelola tempat penyulingan itu sendiri.

Polsek Sukasada telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Polisi juga telah menyusun laporan awal terkait kejadian tersebut.

Baca juga:  Bayi Diserahkan ke Dinsos, Ada 12 Orang Calon Orangtuanya 

Terkait penyebab kebakaran, dugaan kelalaian setelah proses penyulingan masih perlu didalami. Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab munculnya api. Kerugian material juga masih menunggu perkiraan dari pemilik bangunan.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Sementara, kerugian material masih belum dapat diperkirakan oleh pemilik bangunan. (Yudha/balipost)

BAGIKAN