Polres Gianyar mempererat kemitraan dengan masyarakat melalui program "Minggu Kasih" di Gereja Santa Maria Ratu Rosari, Kelurahan Abianbase, Gianyar. (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Kepolisian Resor (Polres) Gianyar mempererat kemitraan dengan masyarakat melalui program “Minggu Kasih” yang dihelat di Gereja Santa Maria Ratu Rosari, Jalan Mulawarman, Lingkungan Tedung, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Gianyar, Minggu (25/10).

Kegiatan ini menjadi sarana strategis bagi jajaran kepolisian untuk menyerap langsung aspirasi warga lintas agama.

​Program Minggu Kasih sendiri merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri guna membangun komunikasi dua arah, menyerap aspirasi masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

​AKBP James menekankan bahwa sinergi yang solid antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci utama dalam merawat stabilitas keamanan daerah.

​Kapolres Gianyar secara khusus mengajak para jemaat dan elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika, dimulai dari lingkungan keluarga terdekat.

Baca juga:  Sempat "Digantung" Gunung Agung, Letkol Inf. Fierman Akhirnya Pindah Tugas

“Pencegahan dan pemberantasan narkoba membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKBP James I. S. Rajagukguk.

​Selain isu narkoba, Kapolres juga mengingatkan para jemaat agar bijak bermedia sosial dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya (hoaks). Warga juga diimbau untuk tegas menjauhi praktik perjudian daring (judi online) yang dinilai dapat memicu kecanduan, kerugian finansial, hingga mendorong timbulnya tindak pidana dan masalah sosial.

Baca juga:  Hapus Anggapan Bali Destinasi Wisata Narkoba, Ini Upaya Komjen Golose

​Rangkaian acara diisi dengan sesi dialog interaktif. Para pengurus dan jemaat gereja menyampaikan sejumlah aspirasi dan permohonan kepada pihak kepolisian, di antaranya usulan penyelenggaraan pelayanan SIM Keliling di sekitar lingkungan gereja. Peningkatan koordinasi program kegiatan positif bersama fungsi Binmas Polres Gianyar.

Permintaan pengaturan arus lalu lintas pada jam kepulangan sekolah. Permohonan program edukasi kepolisian bagi anak-anak murid TK Santa Maria.

​Menanggapi masukan tersebut, jajaran Polres Gianyar menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti. Terkait pelayanan SIM Keliling, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan satuan fungsi lalu lintas terkait.

​Sementara itu, permohonan edukasi bagi anak-anak usia dini akan segera dijadwalkan melalui koordinasi lintas sektoral dengan pihak TK Santa Maria dan fungsi terkait guna menanamkan kesadaran tertib hukum sejak dini.

Baca juga:  Jalan-jalan Bawa Sabu, Warga Sidemen Diringkus Polres Klungkung

​Seluruh rangkaian kegiatan Minggu Kasih berjalan dalam suasana penuh keakraban, aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Polres Gianyar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat secara humanis tanpa membeda-bedakan latar belakang golongan maupun agama.

​Turut mendampingi Kapolres dalam kegiatan ini, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., Kabag SDM Polres Gianyar Kompol Made Sutika, Kasatbinmas Polres Gianyar AKP Maxen Maksalina Tallo, Kasipropam Polres Gianyar IPTU Anak Agung Gede Agung Indrawan, S.H., serta Ps. Kasihumas Polres Gianyar IPDA I Gusti Ngurah Suardita, S.H. Hadir pula para pengurus bersama jemaat Gereja Santa Maria Ratu Rosari.(Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN