
DENPASAR, BALIPOST.com – Kapolresta Denpasar, Kombes. Pol. I Wayan Winaya, melaksanakan program Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al Ihsaan-Sanur, Jalan Hang Tuah, Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Sabtu (24/10). Dalam kegiatan tersebut warga mengeluhkan kasus bullying yang terjadi di sekolah dan kemacetan di seputaran traffic light GBB, Sanur.
Kapolresta menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan program Kapolri sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan komunikasi, serta membangun hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat melalui diskusi tatap muka dalam suasana yang santai.
“Saya mengajak seluruh pengurus masjid dan jemaah untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kota Denpasar,” ujarnya.
Apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas, permasalahan sosial, maupun hal-hal yang mencurigakan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Masyarakat bisa langsung ke kantor polisi terdekat maupun lewat layanan Polri 110.
Terkait aksi bullying yang masih terjadi, Kombes Winaya mengatakan, kepolisian sudah turun langsung ke sekolah-sekolah melalui Unit Binmas atau Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kepada siswa agar tidak boleh melakukan bullying terhadap siswa lain. Apabila terjadi aksi bullying ada Unit PPA yang khusus menangani permasalahan anak dan perempuan.
Sementara, soal kemacetan yang setiap hari terjadi di traffic light GBB ditanggapi oleh Wakasatlantas AKP Untung bahwa personel lalu lintas sudah melakukan pengaturan lalin pada jam-jam macet yaitu pagi dan sore. Selain itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas perhubungan yang mengatur lampu trafic light. (Kerta Negara/balipost)










