Antrean kendaraan terjadi di SPBU, Jalan Airport Ngurah Rai, Tuban, Badung. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Melubernya antrean kendaraan juga terjadi di SPBU, Jalan Airport Ngurah Rai, Tuban, Badung. Namun pihak pengelola membatasi antrean hanya di areal SPBU sehingga tidak sampai ke badan jalan.

Tujuannya supaya tidak berdampak atau mempengaruhi arus lalu lintas (lalin) ke Bandara I Gusti Ngurah Rai.

“Terkait antrean kendaraan di SPBU tersebut, memang pada waktu-waktu tertentu saja. Sejauh ini antrean tersebut masih dapat dikendalikan dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Antrean dibatasi hanya berada di dalam area SPBU sehingga tidak sampai meluber ke badan jalan,” ujar Kasi Humas Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai, Ipda Gede Suka Artana, Jumat (9/10).

Baca juga:  Bus TMD Tambah Alternatif Pembayaran lewat Dompet Digital

Ipda Suka menjelaskan pihak SPBU enempatkan petugas untuk melakukan pengaturan, baik di dalam maupun di luar area SPBU. Petugas tersebut mengarahkan dan mengontrol kendaraan sehingga antrean tetap tertib serta tidak menimbulkan kemacetan pada arus lalu lintas.

Selain itu, pada jam-jam sibuk, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, khususnya Satuan Lalu Lintas secara situasional melaksanakan pengaturan dan penjagaan arus lalu lintas di sekitar simpang SPBU tersebut. “Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kepadatan yang dapat berdampak pada jalur utama menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai,” tegasnya.

Baca juga:  Panglima TNI Tinjau Posko Satgas G20

Dalam pelaksanaannya, personel juga terus berkoordinasi dengan petugas SPBU dan mengingatkan pihak pengelola agar selalu memperhatikan serta mengendalikan antrean kendaraan. Antrean diharapkan tetap berada di dalam area SPBU dan tidak meluber ke jalan, sehingga tidak mengganggu akses masyarakat, baik yang menuju perkantoran maupun menuju kawasan permukiman di sekitar lokasi.

Perlu diketahui, antrean kendaraan di sejumlah SPBU hingga meluber ke jalan. Hasil monitoring aparat kepolisian di lapangan, kondisi tersebut diduga sebabkan belum nyandarnya kapal pengangkut BBM di Depo Pertamina Sanggaran. Selain itu informasinya terjadi pengurangan jatah sekitar 30–40 persen untuk setiap SPBU. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Dari Kunjungan Wisdom Dibuka Berdampak pada Denpasar hingga DPRD Bali akan Perjuangkan Aspirasi Pekerja Pariwisata
BAGIKAN