
BANGLI, BALIPOST.com – Sistem ganjil genap untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi belum diterapkan di SPBU Bebalang, Bangli Sabtu (17/10) siang. Pasalnya banyak kendaraan sudah antre di areal SPBU, sejak Jumat (16/10).
Berdasarkan pantauan Bali Post Sabtu siang, areal SPBU Bebalang dipadati kendaraan sepeda motor dan mobil dengan nomor plat ganjil dan genap. Antrean juga terlihat meluber dan mengular di jalan raya.
Sejumlah warga yang ditemui Bali Post mengaku sudah antre sejak Jumat malam demi mendapatkan BBM. Kadek, salah seorang warga menceritakan telah mengantre sejak Jumat pukul 20.00 WITA dan memilih tidur di emperan toko terdekat. “Saya kira jam 01.00 atau 02.00 malam BBM sudah datang, ternyata sampai sekarang belum juga,” ujar Kadek.
Kondisi serupa dialami warga lainnya yang sudah mengantre sejak Jumat pukul 18.00 WITA. Meski mengetahui ada pemberlakuan sistem ganjil genap mulai berlaku hari Sabtu, warga tersebut yang menggunakan kendaraan berpelat genap tetap memilih bertahan karena sudah telanjur mengantre lama.
Sementara itu, salah seorang petugas SPBU Bebalang mengatakan bahwa sistem ganjil genap belum memungkinkan untuk diterapkan pada Sabtu. Sebab warga sudah terlanjur memenuhi lokasi sejak hari sebelumnya.
Petugas tersebut menambahkan, stok BBM jenis Pertalite pada Jumat lalu tiba sekitar pukul 13.30 WITA dan habis sekitar pukul 18.30 WITA. Hingga Sabtu siang, pihak SPBU belum dapat memastikan jam berapa pasokan BBM berikutnya akan tiba.
Untuk mengedukasi warga, petugas SPBU tampak mulai memasang pengumuman terkait aturan sistem ganjil genap di sejumlah titik strategis di area SPBU. (Dayu Swasrina/balipost)










