para pemenang Sayembara Logo dan Maskot Porprov Bali XLVII/2027,vdi ruang rapat KONI Bali, Denpasar, Jumat (16/10). (BP/suk)

DENPASAR, BALIPOST.com – I Gede Hoga Wiratmaja keluar sebagai juara pertama Sayembara Logo dan Maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XLVII/2027. Desain karyanya meraih nilai tertinggi, 473 poin, dengan mengangkat ikon kebanggaan Kabupaten Buleleng, Singa Ambara Raja, serta memadukan nilai sportivitas dan kearifan budaya lokal.

KONI Bali mengumumkan para pemenang sayembara tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 139 Tahun 2026 yang ditandatangani Ketua Umum KONI Bali I Nyoman Giri Prasta. Pengumuman disampaikan Sekretaris Umum KONI Bali Ketut Jagrasunu, didampingi jajaran pengurus, Jumat (16/10).

Hasil penilaian menempatkan Made Dwi Mulyawan di posisi kedua dengan 424,45 poin, disusul Komang Lanang Ramasemara di peringkat ketiga dengan 393,55 poin. Sementara itu, Harapan I diraih I Nyoman Maruta Gautama (362,95 poin), Harapan II I Putu Sudharma Putra (338,80 poin), dan Harapan III Ida Bagus Gede Mahendra Vicaksana (316,45 poin).

Baca juga:  Diluncurkan, Ini Logo dan Maskot Porprov Bali 2025 Serta Filosofinya

Para pemenang berhak memperoleh hadiah uang tunai, yakni Rp10 juta untuk juara pertama, Rp7,5 juta untuk juara kedua, Rp5 juta untuk juara ketiga, serta masing-masing Rp2 juta bagi tiga pemenang kategori harapan.

Jagrasunu mengatakan, sayembara ini diikuti 53 peserta dengan proses seleksi yang melibatkan dewan juri independen dari Universitas Udayana, ITB STIKOM, Undiksha, ISI Denpasar/Bali, serta unsur KONI Bali.

“Kami ingin Porprov Bali kali ini tidak hanya milik insan olahraga, tetapi juga melibatkan masyarakat luas. Karena itu, kami menggelar kegiatan ini dengan merangkul seniman dan generasi muda,” ujar Jagrasunu.

Ia menegaskan, penentuan pemenang sepenuhnya menjadi kewenangan dewan juri. Salah satu kriteria penting dalam penilaian adalah keberadaan unsur khas Buleleng, terutama Singa Ambara Raja, serta nilai-nilai budaya Bali yang tercermin dalam desain.

Baca juga:  KONI Badung Gelar Mejaya-Jaya, Perkuat Soliditas Menuju Porprov Bali 2027

Menurut Jagrasunu, sayembara kali ini menjadi salah satu upaya KONI Bali memperluas keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut. Antusiasme peserta juga dinilai lebih besar dibandingkan sayembara serupa yang pernah digelar saat Gianyar menjadi tuan rumah Porprov.

Di sisi lain, Hoga Wiratmaja mengaku bangga dapat merancang identitas visual Porprov Bali yang akan berlangsung di daerah kelahirannya. Menariknya, kemampuan desain grafis yang mengantarkannya menjadi juara dipelajari secara otodidak.

Konsep logonya tidak sekadar menonjolkan karakter olahraga, tetapi juga membawa identitas budaya Buleleng. Selain Singa Ambara Raja, desain tersebut memuat inspirasi Tapel Wayang Wong Tejakula dan filosofi Nyegara Gunung, yang menggambarkan hubungan harmonis antara laut dan gunung.

Baca juga:  Proyek Rusun Seniman di Bali Masuk Tahap Pengurusan PBG

Kepala singa yang mendongak menjadi simbol semangat dan sportivitas. Sudut dongakan sembilan derajat juga memiliki makna tersendiri, yakni melambangkan sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng sebagai satu kesatuan.

Hoga mengakui, pada awalnya ia sempat ragu memadukan unsur budaya tradisional dengan karakter logo olahraga. Namun, ia berupaya menyatukan kedua elemen tersebut agar menghasilkan identitas yang tetap mencerminkan semangat kompetisi sekaligus kekayaan budaya daerah.

Melalui desain tersebut, Porprov Bali XLVII/2027 di Buleleng diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi olahraga, tetapi juga momentum memperkenalkan identitas dan warisan budaya lokal kepada masyarakat luas. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN