Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri acara peresmian Bendungan Sidan, Jumat (10/7). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari).

Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 16 Oktober 2026, dikutip dari kalenderbali.org.

Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Tidak Baik untuk Menggelar Ngaben, Berikut Ala Ayuning Dewasa 27 Juni 2026

Asuasa
Mengandung sifat boros, tidak baik untuk berbelanja, tidak baik untuk dewasa ayu.

Banyu Urug
Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.

Carik Walangati
Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben, dan membangun rumah.

Dauh Ayu
Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.

Dewasa Ngelayang
Baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya.

Kala Buingrau
Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.

Baca juga:  Dituntut 7 Tahun Penjara, Eks Ketua LPD Tulikup Kelod Minta Dibebaskan

Kala Jangkut
Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.

Kala Siyung
Tidak baik, hari ini harus diwaspadai karena mengandung pengaruh buas.

Kala Sor
Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

Kala Tampak
Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).

Kaleburau
Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben.

Lebur Awu
Tidak baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Baik untuk membangun irigasi.

Baca juga:  Sidak Duktang Sasar Bedeng, Ratusan Buruh Terjaring

Sedana Yoga
Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rezeki.

Sri Tumpuk
Baik untuk mencari burung (mapikat).

Srigati
Baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung.

Srigati Munggah
Baik untuk membibit/menanam padi, membuat alat-alat berjualan, membuat pahat, menyimpan padi atau upacara padi li lumbung. Tidak baik meminjam sesuatu, menjual beli beras. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN