Seorang petani sedang menanam bibit padi di lahan pertanian wilayah Renon, Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 7 Oktober 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Tidak Baik untuk Menggelar Pernikahan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 1 April 2026

Asuajeg Munggah
Baik untuk membuat alat-alat yang menakutkan seperti lelakut. Tidak baik untuk menanam padi, kacang-kacangan.

Carik Walangati
Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah.

Cintamanik
Baik untuk melakukan upacara potong rambut.

Kajeng Uwudan
Tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman.

Kala Rumpuh
Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak).

Kala Sungsang
Mengandung sifat/unsur terbalik, bertentangan, kontras. Tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya.

Baca juga:  Baik untuk Meramu Obat-obatan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 27 September 2026

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Salah Wadi
Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapandes, potong rambut, dan lain-lain) serta Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lain-lain). (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN