Presiden Prabowo Subianto (kiri) memberi bintang tanda kerhormatan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Presiden memberi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Mantan Menko Polkam Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, Menhan Jenderal (Purn) Sjafrie Syamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta memberi tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana kepada Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz

JAKARTA, BALIPOST.com – Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10).

Tandyo, yang semula menjabat Wakil Panglima TNI, ditetapkan sebagai KSAD sebagaimana tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 106 TNI tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Mayjen TNI Wahyu Yudhayana saat prosesi upacara.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, pelantikan Tandyo digelar bersamaan dengan pelantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang semula menjabat KSAD, sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.

Baca juga:  Presiden Boluarte Dianugerahi Bintang RI Adipurna

Pengangkatan Maruli sebagai Wakil Panglima TNI itu ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 105 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.

Dua keppres tersebut diteken oleh Presiden Prabowo pada Rabu (14/10).

Upacara pelantikan KSAD dan Wakil Panglima TNI yang baru diawali dengan pembacaan isi surat keputusan presiden untuk pejabat-pejabat yang dilantik di Istana hari ini. Kemudian, Presiden Prabowo memimpin prosesi pengambilan sumpah jabatan.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” demikian sumpah jabatan yang diucapkan oleh Jenderal Maruli dan Jenderal Tandyo dituntun oleh Presiden.

Baca juga:  Tinjau Pertanian Berkelanjutan, Prabowo Kunjungi Bali

Selepas prosesi itu, Presiden menyematkan tanda pangkat dan tanda jabatan baru kepada Maruli, kemudian kepada Tandyo. Keduanya lanjut menandatangani berita acara pelantikan, diawali oleh Maruli, kemudian Tandyo. Dalam prosesi itu, Presiden turut menandatangani berita acara, bersama dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai saksi.

Kemudian, Presiden diikuti oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan jajaran pejabat negara lainnya, memberikan ucapan selamat kepada jajaran pejabat baru yang dilantik hari ini.

Baca juga:  Hadapi Cuaca Ekstrem, Ini Dilakukan Polresta

Jajaran pejabat dan anggota Kabinet Merah Putih yang menghadiri upacara pelantikan di Istana Negara, Kamis hari ini, di antaranya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Wantimpres RI Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, dan menteri-menteri lainnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN