Ambulans dan petugas Puskesmas bersiaga di salah satu SPBU di Buleleng. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menyiagakan ambulans di hampir seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengantisipasi warga yang mengalami gangguan kesehatan saat mengantre bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini dilakukan menyusul antrean BBM yang berlangsung hingga lima sampai enam jam.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, antrean panjang berpotensi menyebabkan warga kelelahan. Bahkan, di daerah lain dilaporkan ada pengantre yang pingsan hingga mengalami kejang akibat kelelahan.

Baca juga:  Di Sini, Pasien Positif COVID-19 Meninggal Terbaru Dimakamkan

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Sutjidra telah menginstruksikan seluruh puskesmas agar menyiagakan ambulans di SPBU wilayah masing-masing. Petugas kesehatan juga diminta memantau kondisi masyarakat selama mengantre.

“Ini bukan berarti kami berharap ada masyarakat yang sakit. Namun, kami ingin mengantisipasi jika ada warga yang kelelahan atau mengalami gangguan kesehatan saat mengantre BBM,” ujar Sutjidra, Kamis (15/10).

Selain menyiagakan layanan kesehatan, Pemkab Buleleng berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mengawasi serta mengatur arus lalu lintas di sekitar SPBU. Upaya ini dilakukan guna mencegah kemacetan akibat antrean kendaraan yang mengisi BBM.

Baca juga:  Rekrutmen Pengawas TPS Diperpanjang, Banyak Pelamar Mundur Karena Takut Ini

Sutjidra menambahkan, pihaknya terus memantau distribusi pasokan BBM ke Buleleng. Hari ini, pengiriman BBM dari Depo Manggis dan Pesanggaran dilaporkan tiba sekitar pukul 04.00 WITA. Sejumlah SPBU pun mulai kembali melayani masyarakat.

Ia berharap distribusi BBM terus berjalan lancar dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah pusat dan Pertamina juga diharapkan mendukung penambahan pasokan agar distribusi BBM di Bali, khususnya Buleleng, segera pulih.

Baca juga:  Klungkung Bergerak Maksimal Antisipasi Bencana, Bupati Suwirta Himbau Masyarakat Tak Resah

“Pertamina sudah mengirimkan tambahan mobil tangki, bantuan dari Banyuwangi, sehingga bisa membantu mempercepat proses distribusi ke masing-masing SPBU,” tandasnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN