Terbakar -Kebakaran gudang kayu kembali terjadi di Karangasem. Kali ini gudang kayu milik I Nyoman Landuh, Banjar Dinas Juwuk, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Rabu (14/10) kemarin. Atas kejadian tersebut, pemilik gudang mengalami kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah. (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Gudang kayu milik I Nyoman Landuh, Banjar Dinas Juwuk, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, terbakr, Rabu (14/10). Atas kejadian tersebut, pemilik gudang mengalami kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian kebakaran gudang kayu tersebut terjadi sekitar pukul 10.25 Wita. Saat itu, korban berniat hendak mengecek meteran listrik rumah, tapi korban justru dikagetkan dengan kobaran api besar. Gudang kayu berukuran 8×7 miliknya berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya ditemukan dalam kondisi terbakar hebat.

Baca juga:  Dampak Corona, Pemkab Tabanan Turunkan Target PAD

Sontak korban berteriak meminta bantuan warga. Namun, karena kobaran api cepat membesar dan pasokan air terbatas, seluruh bangunan beserta isinya tak mampu menyelamatkan diri. Berbagai alat pertukangan seperti mesin senso, serut, kompresor, gerinda, mesin bor, mesin serut, mesin pemotong kramik, hingga tumpukan kayu ludes dilalap si jago merah. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 125 juta.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem, I Made Suartika, mengatakan, untuk memadamkan api, pihaknya menerjunkan 3 unit armada dan 11 personel akhirnya berhasil memadamkan api. “Untuk penyebab kebakaran pasti kebakaran masih dalam penanganan Polsek Abang,” katanya.

Baca juga:  Bupati Mahayastra Janji Tuntaskan Perbaikan Jalan dalam 2 Tahun

Sebelumnya, terjadi kebakaran kandang sapi di Banjar Dinas Dukuh, Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, Selasa (13/10) malam. Kebakaran yang dilaporkan pukul 21.03 WITA itu mengakibatkan satu ekor sapi terdampak dan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Petugas Damkar Karangasem bersama Pos Pemadam Selat menerjunkan dua unit armada dan 8 personel untuk menangani kebakaran. Sebanyak 5.000 liter air digunakan dalam proses pemadaman. Petugas juga berhasil menyelamatkan satu kandang babi dan empat rumah warga di sekitar lokasi. Penyebab kebakaran masih belum diketahui. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Hari Ini, Warga Bali Jadi Korban Jiwa COVID-19 Masih Capai Belasan
BAGIKAN