I Made Astawa (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – PT BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda) menargetkan penyetoran dividen Rp3,2 miliar lebih ke kas daerah Kabupaten Bangli pada tahun 2026. Angka ini meningkat dari dividen yang disetorkan tahun sebelumnya.

Direktur PT BPR Bank Daerah Bangli, I Made Astawa, mengungkapkan bahwa setoran dividen tersebut merupakan kewajiban sebesar 55 persen dari total laba bersih perusahaan. Untuk tahun 2026, penyetoran dividen dilakukan dalam dua tahap.

Baca juga:  BJB Bagi Dividen Rp1,1 Triliun

“Tahun 2026 ini kami baru menyetor setengahnya, yaitu sebesar Rp1,6 miliar. Bulan Oktober ini kami akan setor lagi dengan nominal yang sama. Jadi totalnya mencapai Rp3,2 miliar lebih,” ujar Made Astawa ditemui belum lama ini.

Peningkatan setoran dividen pada tahun ini salah satunya didorong oleh hasil penjualan tanah sitaan dari nasabah yang tidak dapat menyelesaikan kewajibannya. Dividen yang disetorkan tahun ini meningkat dibandingkan tahun 2025, di mana PT BPR Bank Daerah Bangli tahun lalu menyetorkan dividen sebesar Rp2,6 miliar dari perolehan laba bersih tahun 2024.

Baca juga:  Segini Jumlah Desa di Bali Sudah Salurkan BLT-DD

Sejak awal berdiri secara akumulatif, total dividen yang telah disetorkan PT BPR Bank Daerah Bangli ke Pemkab Bangli telah mencapai Rp31 miliar lebih. Jumlah tersebut dipastikan bakal meningkat setelah penyetoran tahap kedua di bulan Oktober 2026 diselesaikan.

Nilai akumulasi dividen ini jauh melampaui total modal yang diterima bank dari Pemerintah Daerah Bangli, yakni sebesar Rp15 miliar dari total komitmen modal dasar yang dirancang sebesar Rp30 miliar.

Baca juga:  Bikin Bau dan Kotor, Sejumlah Karung Berisi Bangkai Ikan Mengapung di Dermaga Kedisan

Mengenai sisa komitmen modal dasar yang belum terpenuhi, Made Astawa menjelaskan bahwa tidak ada batasan waktu bagi Pemda Bangli untuk memenuhinya. Penambahan modal disesuaikan sepenuhnya dengan kondisi dan kemampuan keuangan daerah. Menurutnya penguatan modal penting untuk meningkatkan daya saing bank. (Dayu Swasrina/balipost)

 

BAGIKAN