
JAKARTA, BALIPOST.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendorong penguatan pendidikan jurnalistik dan literasi media di lingkungan sekolah. Hal ini untuk memperluas ruang dan pilihan profesi bagi generasi muda.
“Pentingnya memperluas ruang serta pilihan profesi bagi generasi muda, salah satunya melalui penguatan pendidikan jurnalistik dan literasi media di lingkungan sekolah,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Kamis (8/10) dikutip dari Kantor Berita Antara.
Mendikdasmen saat berkunjung ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta, untuk menjadi narasumber dalam program siniar (podcast) di PWI Channel menyoroti peran penting wartawan serta berbagai tantangan yang dihadapi dunia pers di tengah pesatnya perkembangan era digital.
Menurutnya, profesi wartawan merupakan profesi yang mulia dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena tidak hanya bertugas mengabarkan informasi, tetapi juga mencerahkan, mendidik, serta memupuk rasa nasionalisme.
“Pilihan profesi itu harus kita berikan sebanyak mungkin kepada anak-anak kita. Jurnalistik tidak sekadar mengabarkan, tetapi juga mencerahkan, mendidik, serta menjadi ruang belajar menulis bagi siswa,” ucap Mendikdasmen.
Ia juga membagikan pengalaman pribadinya yang merasakan manfaat besar dari aktivitas menulis sejak duduk di bangku sekolah hingga aktif di pers kampus saat menjadi mahasiswa.
Keterampilan jurnalistik tersebut dinilai sangat membantu dalam mengasah kemampuan berpikir kritis serta menyampaikan gagasan secara lancar dan terstruktur.
Mendikdasmen pun menilai keberadaan organisasi seperti PWI sangat krusial sebagai wadah untuk menjaga kualitas, integritas, dan profesionalisme pers nasional.
Sementara Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengapresiasi kunjungan Mendikdasmen ke PWI Pusat.
“Semoga ini menjadi modal awal untuk bagaimana literasi media lewat wartawan masuk di sekolah,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut Akhmad Munir juga memberikan kenang-kenangan berupa Buku Profil Biografi Ketua Umum PWI Pusat berjudul “Langkah Sunyi Menuju Puncak” kepada Mendikdasmen Abdul Mu’ti sebagai bentuk apresiasi dan penguatan sinergi.
PWI Pusat menyambut positif dorongan tersebut dan menekankan pentingnya menghidupkan kembali program-program pelatihan literasi media dan jurnalistik bagi para siswa.
Langkah ini diharapkan dapat membekali generasi muda agar lebih bijak dalam menyaring informasi sekaligus membentengi diri dari maraknya disinformasi.
Sinergi antara Kemendikdasmen dan PWI ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem literasi nasional serta melahirkan generasi muda yang kritis, cakap menulis, dan memiliki karakter nasionalisme yang kuat. (kmb/balipost)










